<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PEMKAB/KOTA Arsip - Palito.id</title>
	<atom:link href="https://palito.id/category/pemkab-kota/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://palito.id/category/pemkab-kota/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 01:08:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://palito.id/wp-content/uploads/2022/04/Screenshot_1029.jpg</url>
	<title>PEMKAB/KOTA Arsip - Palito.id</title>
	<link>https://palito.id/category/pemkab-kota/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rico Terima Audiensi Pengurus MMB</title>
		<link>https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb-2/</link>
					<comments>https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 01:08:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=81144</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Medan Maluku Bersatu (MMB), di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (13/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi MMB untuk memaparkan rencana pengukuhan organisasi sekaligus menyinergikan program kerja dengan visi pembangunan Kota Medan. ​Dalam pertemuan itu, Rico Waas memberikan pesan mengenai fondasi organisasi. Beliau menekankan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb-2/">Rico Terima Audiensi Pengurus MMB</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Medan Maluku Bersatu (MMB), di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (13/4/2026).</p>
<p>Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi MMB untuk memaparkan rencana pengukuhan organisasi sekaligus menyinergikan program kerja dengan visi pembangunan Kota Medan.</p>
<p>​Dalam pertemuan itu, Rico Waas memberikan pesan mengenai fondasi organisasi. Beliau menekankan agar MMB segera merampungkan aspek legalitas organisasi.</p>
<p>&#8220;Saya menyarankan agar MMB segera mendaftarkan diri ke Kemenkumham dan terdata di Badan Kesbangpol. Legalitas yang jelas akan memberikan kekuatan hukum dan memudahkan sinergitas ke depannya,&#8221; kata Rico Waas.</p>
<p>​Menyadari keberadaan beberapa organisasi Maluku di Medan, Rico Waas berharap MMB mampu tampil dengan warna baru. Orang nomor satu di jajaran Pemko Medan itu menginginkan agar MMB menjadi wadah yang bersifat komplementer (melengkapi) dan menyatukan, bukan justru menciptakan tumpang tindih peran.</p>
<p>&#8220;MMB harus menunjukkan perbedaan peran dan kontribusi, baik itu sebagai organisasi yang menyatukan maupun melengkapi yang sudah ada,&#8221;ujar Rico Waas.</p>
<p>​Sebelumnya Ketua MMB, Fitri Noya menegaskan komitmen MMB untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam melayani masyarakat. Salah satu agenda besar yang tengah dipersiapkan adalah peringatan Hari Pattimura yang akan berlangsung pada 15 Mei mendatang.</p>
<p>​&#8221;Kami tidak hanya sekadar berkumpul, tapi ingin berkontribusi. MMB telah merencanakan serangkaian aksi sosial, mulai dari bakti sosial, gotong royong, hingga layanan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan USG bagi ibu hamil,&#8221; ungkap Fitri.</p>
<p>​Sebagai bentuk dukungan nyata, Rico Waas mengaku siap menghadirkan berbagai layanan publik di lokasi kegiatan MMB nantinya, di antaranya layanan kesehatan gratis, layanan kependudukan maupun perpustakaan keliling.</p>
<p>&#8220;Kami siap mendukung suksesnya acara nanti,&#8221; tambahnya. (HS)</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb-2/">Rico Terima Audiensi Pengurus MMB</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rico Dukung Rifani Putri Azani Lubis</title>
		<link>https://palito.id/rico-dukung-rifani-putri-azani-lubis/</link>
					<comments>https://palito.id/rico-dukung-rifani-putri-azani-lubis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:02:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=81120</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan dukungan penuh kepada Rifani Putri Azani Lubis, finalis asal Kota Medan yang akan berlaga pada Grand Final Miss Hijab Sumatera Utara 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni mendatang. Dukungan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima Audiensi Rifani di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (13/4/2026). Dalam [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-dukung-rifani-putri-azani-lubis/">Rico Dukung Rifani Putri Azani Lubis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan dukungan penuh kepada Rifani Putri Azani Lubis, finalis asal Kota Medan yang akan berlaga pada Grand Final Miss Hijab Sumatera Utara 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni mendatang.</p>
<p>Dukungan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima Audiensi Rifani di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (13/4/2026). Dalam kesempatan itu, mahasiswi semester dua Program Studi Bisnis Digital tersebut memohon restu dan support untuk membawa nama baik Kota Medan di ajang tingkat provinsi.</p>
<p>Rifani menjelaskan bahwa dalam seleksi bakat, ia menampilkan tarian sebagai bentuk ekspresi seni dan budaya. Selain itu, ia juga mengusung advokasi di bidang literasi pendidikan dengan tujuan meningkatkan minat baca anak-anak di Kota Medan.</p>
<p>“Saya ingin memperkenalkan pariwisata Kota Medan sekaligus mengajak generasi muda untuk mencintai literasi. Konsep yang saya usung adalah membaca sambil bermain serta membuka ruang literasi dan platform digital bagi anak-anak bangsa,” ujar Rifani.</p>
<p>Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat—seperti penggunaan pembayaran digital QRIS, kendaraan otonom, hingga pemanfaatan robot dalam dunia pendidikan—harus dimanfaatkan secara positif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia optimistis bahwa teknologi dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif tanpa menghilangkan peran penting manusia, khususnya guru.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas didampingi Kadis Pariwisata Odi Batubara dan Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan, Andi Yudistira menyampaikan apresiasi atas semangat dan visi yang dibawa Rifani. Ia menilai bahwa Rifani tidak hanya memiliki talenta, tetapi juga kapasitas intelektual dan kepedulian sosial yang kuat.</p>
<p>“Saya memberikan dukungan penuh agar Rifani dapat meraih prestasi sebagai Miss Hijab Sumut. Teruslah percaya diri, gali ilmu pengetahuan, dan jadilah duta hijab yang tidak hanya menonjolkan penampilan, tetapi juga intelektualitas serta kepedulian terhadap masyarakat. Jadilah Duta yang baik bagi generasi muda,” pesan Rico Waas.</p>
<p>Rico juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika geopolitik global. Menurutnya, teknologi seperti robot tidak akan mampu sepenuhnya menggantikan peran manusia, terutama dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.</p>
<p>“Generasi muda harus mampu menjadi agen perdamaian di tengah kondisi geopolitik dunia yang dinamis. Jadilah contoh yang baik dan inspiratif bagi masyarakat,” tambahnya.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak terlepas dari doa dan restu orang tua. “Tidak ada langkah yang lebih baik selain ridho orang tua. Jika kelak meraih kemenangan, tetaplah rendah hati dan terus belajar karena tantangan dan godaan akan selalu ada,” ungkapnya.</p>
<p>Rifani sendiri merupakan salah satu kontestan yang mewakili Kota Medan dalam ajang tersebut. Wali Kota menilai kemampuannya dalam menjawab berbagai pertanyaan secara spontan menunjukkan kesiapan dan potensi besar untuk menjadi duta bagi generasi muda.</p>
<p>Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Medan, diharapkan Rifani Putri Azani Lubis mampu mengharumkan nama Kota Medan serta membawa pesan positif tentang literasi, pemanfaatan teknologi, dan pemberdayaan generasi muda di tingkat Provinsi Sumatera Utara.</p>
<p>“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Medan agar saya dapat memberikan yang terbaik,” tutup Rifani dengan penuh harap. (HS)</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-dukung-rifani-putri-azani-lubis/">Rico Dukung Rifani Putri Azani Lubis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/rico-dukung-rifani-putri-azani-lubis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rico Terima Audiensi Pengurus MMB</title>
		<link>https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb/</link>
					<comments>https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:25:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=81140</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Medan Maluku Bersatu (MMB), di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (13/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi MMB untuk memaparkan rencana pengukuhan organisasi sekaligus menyinergikan program kerja dengan visi pembangunan Kota Medan. ​Dalam pertemuan itu, Rico Waas memberikan pesan mengenai fondasi organisasi. Beliau menekankan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb/">Rico Terima Audiensi Pengurus MMB</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Medan Maluku Bersatu (MMB), di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (13/4/2026).</p>
<p>Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi MMB untuk memaparkan rencana pengukuhan organisasi sekaligus menyinergikan program kerja dengan visi pembangunan Kota Medan.</p>
<p>​Dalam pertemuan itu, Rico Waas memberikan pesan mengenai fondasi organisasi. Beliau menekankan agar MMB segera merampungkan aspek legalitas organisasi.</p>
<p>&#8220;Saya menyarankan agar MMB segera mendaftarkan diri ke Kemenkumham dan terdata di Badan Kesbangpol. Legalitas yang jelas akan memberikan kekuatan hukum dan memudahkan sinergitas ke depannya,&#8221; kata Rico Waas.</p>
<p>​Menyadari keberadaan beberapa organisasi Maluku di Medan, Rico Waas berharap MMB mampu tampil dengan warna baru. Orang nomor satu di jajaran Pemko Medan itu menginginkan agar MMB menjadi wadah yang bersifat komplementer (melengkapi) dan menyatukan, bukan justru menciptakan tumpang tindih peran.</p>
<p>&#8220;MMB harus menunjukkan perbedaan peran dan kontribusi, baik itu sebagai organisasi yang menyatukan maupun melengkapi yang sudah ada,&#8221;ujar Rico Waas.</p>
<p>​Sebelumnya Ketua MMB, Fitri Noya menegaskan komitmen MMB untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam melayani masyarakat. Salah satu agenda besar yang tengah dipersiapkan adalah peringatan Hari Pattimura yang akan berlangsung pada 15 Mei mendatang.</p>
<p>​&#8221;Kami tidak hanya sekadar berkumpul, tapi ingin berkontribusi. MMB telah merencanakan serangkaian aksi sosial, mulai dari bakti sosial, gotong royong, hingga layanan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan USG bagi ibu hamil,&#8221; ungkap Fitri.</p>
<p>​Sebagai bentuk dukungan nyata, Rico Waas mengaku siap menghadirkan berbagai layanan publik di lokasi kegiatan MMB nantinya, di antaranya layanan kesehatan gratis, layanan kependudukan maupun perpustakaan keliling.</p>
<p>&#8220;Kami siap mendukung suksesnya acara nanti,&#8221; tambahnya. (HS)</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb/">Rico Terima Audiensi Pengurus MMB</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/rico-terima-audiensi-pengurus-mmb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rico Hadiri Halal bi Halal HIMPAK Kota Medan</title>
		<link>https://palito.id/rico-hadiri-halal-bi-halal-himpak-kota-medan/</link>
					<comments>https://palito.id/rico-hadiri-halal-bi-halal-himpak-kota-medan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 09:30:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=81114</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan mewarnai Halalbihalal Himpunan Masyarakat Pakpak (HIMPAK) Kota Medan Tahun 2026 yang digelar di Gedung PKK Medan, Minggu (12/4/2026). Momentum ini dimanfaatkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk kembali menegaskan komitmen merawat kebersamaan dalam bingkai keberagaman di kota multikultural tersebut. Dalam sambutannya, Rico Waas mengapresiasi peran aktif [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-hadiri-halal-bi-halal-himpak-kota-medan/">Rico Hadiri Halal bi Halal HIMPAK Kota Medan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan mewarnai Halalbihalal Himpunan Masyarakat Pakpak (HIMPAK) Kota Medan Tahun 2026 yang digelar di Gedung PKK Medan, Minggu (12/4/2026).</p>
<p>Momentum ini dimanfaatkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk kembali menegaskan komitmen merawat kebersamaan dalam bingkai keberagaman di kota multikultural tersebut.</p>
<p>Dalam sambutannya, Rico Waas mengapresiasi peran aktif masyarakat Pakpak yang dinilai memiliki kontribusi besar, tidak hanya bagi Kota Medan, tetapi juga di berbagai daerah lintas provinsi seperti Pakpak Barat, Dairi, hingga Aceh Singkil. Jaringan sosial dan budaya tersebut menjadi kekuatan strategis dalam mempererat konektivitas antardaerah serta memperkaya harmoni kehidupan masyarakat.</p>
<p>“Atas nama Pemko Medan, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat kebersamaan kita,” ujar Rico Waas.</p>
<p>Menurut Rico Waas, halalbihalal tidak hanya dimaknai sebagai ajang temu kangen, tetapi juga sebagai ruang untuk menjaga, melestarikan, dan membesarkan nilai-nilai budaya lokal. Menurutnya, budaya Pakpak merupakan bagian penting dari kekayaan budaya Sumatera Utara yang perlu terus dipopulerkan melalui berbagai ruang publik.</p>
<p>Lebih lanjut, Rico Waas mendorong agar unsur budaya Pakpak dapat lebih sering dihadirkan dalam berbagai kegiatan di Kota Medan. &#8220;Saya mengajak masyarakat Pakpak untuk terus menunjukkan jati diri melalui karya serta kontribusi nyata dalam pembangunan kota Medan&#8221;, jelas Rico Waas</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut Semangat &#8220;Medan untuk Semua dan Semua untuk Medan”kembali ditegaskan Rico Waas sebagai pijakan dalam merangkul keberagaman, demi mewujudkan Kota Medan yang lebih maju, inklusif, dan harmonis.</p>
<p>Kegiatan halalbihalal ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan, menjadi simbol kuatnya persatuan serta komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk. (HS)</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-hadiri-halal-bi-halal-himpak-kota-medan/">Rico Hadiri Halal bi Halal HIMPAK Kota Medan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/rico-hadiri-halal-bi-halal-himpak-kota-medan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rico Lepas Ribuan Kafilah Pawai MTQ Kota Medan</title>
		<link>https://palito.id/rico-lepas-ribuan-kafilah-pawai-mtq-kota-medan/</link>
					<comments>https://palito.id/rico-lepas-ribuan-kafilah-pawai-mtq-kota-medan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 10:45:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=81060</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suasana Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, dipenuhi nuansa religius dan keberagaman budaya saat ribuan kafilah dari 21 kecamatan se-Kota Medan mengikuti Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan, Sabtu (11/4/2026). Pawai ta&#8217;aruf yang menjadi tanda dimulainya rangkaian MTQ ini berlangsung meriah dan semarak. Setiap kafilah tampil dengan busana bernuansa islami yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-lepas-ribuan-kafilah-pawai-mtq-kota-medan/">Rico Lepas Ribuan Kafilah Pawai MTQ Kota Medan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Suasana Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, dipenuhi nuansa religius dan keberagaman budaya saat ribuan kafilah dari 21 kecamatan se-Kota Medan mengikuti Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan, Sabtu (11/4/2026).</p>
<p>Pawai ta&#8217;aruf yang menjadi tanda dimulainya rangkaian MTQ ini berlangsung meriah dan semarak. Setiap kafilah tampil dengan busana bernuansa islami yang dipadukan dengan kekayaan budaya lokal, menghadirkan atraksi kesenian tradisional, miniatur ikon daerah, serta lantunan shalawat yang menggema sepanjang rute pawai. Kehadiran ragam etnis seperti Melayu, Batak, Minang, Karo, Jawa, Mandailing hingga Tionghoa, India dan Arab mencerminkan harmonisasi keberagaman yang menjadi ciri khas Kota Medan.</p>
<p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas melepas dan menyambut langsung para peserta dari atas panggung kehormatan. Dengan penuh semangat, Rico Waas dan Istri melambaikan tangan kepada setiap kafilah yang melintas sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme seluruh kecamatan.</p>
<p>Turut juga menyambut peserta Pawai ta&#8217;aruf Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman didampingi Ketua Dharmawanita Kota Medan Ny Ismiralda Wiriya Alrahman, Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Kakankemenag Impun Siregar dan Unsur Forkopimda Kota Medan serta Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan.</p>
<p>Kafilah yang pertama mengawali pawai ta&#8217;aruf ini adalah Kecamatan Medan Selayang yang merupakan juara umum tahun lalu. Dengan mengarak tropi juara umum diiringi Marching band Kafilah Kecamatan Medan Selayang menampilkan berbagai keunikan dan keistimewaan pada pawai ta&#8217;aruf tersebut. Selanjutnya tampil Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Medan Helvetia serta kecamatan &#8211; kecamatan lain dan diakhiri dengan kafilah Kecamatan Medan Sunggal selaku tuan rumah pada pelaksanaan MTQ ke- 59 ini.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan bahwa Pawai Ta’aruf tidak hanya menjadi seremoni pembuka, tetapi juga simbol persatuan dan syiar Islam di tengah masyarakat yang majemuk.</p>
<p>Atas pelaksanaan pawai ta&#8217;aruf, Rico Waas mengungkapkan rasa syukurnya karena pawai ta&#8217;aruf berjalan lancar dan sukses. Apresiasi pun disampaikan Rico Waas kepada seluruh kafilah yang telah tampil dalam pawai ta&#8217;aruf dengan penuh semangat dan kreativitas.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah Pawai Ta&#8217;aruf berjalan lancar. Saya apresiasi seluruh kafilah yang telah tampil dengan penuh semangat dalam memeriahkan dan mensukseskan pawai ta&#8217;aruf&#8221;, ujar Rico Waas.</p>
<p>Antusiasme masyarakat terlihat jelas di sepanjang Jalan Gatot Subroto Medan. Warga dari berbagai kalangan memadati sisi jalan sejak pagi hari untuk menyaksikan kemeriahan pawai. Mereka mengabadikan momen dengan ponsel dan memberikan dukungan kepada kafilah yang melintas, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.</p>
<p>Setiap kecamatan menampilkan kreativitas terbaiknya, mulai dari marching band, kendaraan hias bertema islami, hingga pertunjukan seni budaya yang memukau. Penampilan tersebut tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal.</p>
<p>Pawai Ta’aruf ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan MTQ ke-59 tingkat Kota Medan yang akan berlangsung dari tanggal 11 &#8211; 18 April 2026 dengan mengusung tema &#8216;membangun ketaatan yang hakiki kepada Allah SWT dan rasul-nya Menuju Medan Bertuah&#8217;. Pelaksanaan MTQ ke- 59 ini diharapkan mampu melahirkan qori dan qoriah terbaik, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.</p>
<p>Usai pawai ta&#8217;aruf, Wali Kota Medan Rico Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas meresmikan stand pameran yang ikut meramaikan pelaksanaan MTQ ke- 59 yang ditandai dengan pengguntingan pita.</p>
<p>Dengan kemeriahan dan partisipasi ribuan peserta serta dukungan masyarakat, Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan menjadi simbol kuat persatuan, religiusitas, dan keberagaman budaya yang harmonis di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut. (HS)</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-lepas-ribuan-kafilah-pawai-mtq-kota-medan/">Rico Lepas Ribuan Kafilah Pawai MTQ Kota Medan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/rico-lepas-ribuan-kafilah-pawai-mtq-kota-medan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rico Lantik Dewan Pengawas dan Hakim MTQ ke-59</title>
		<link>https://palito.id/rico-lantik-dewan-pengawas-dan-hakim-mtq-ke-59/</link>
					<comments>https://palito.id/rico-lantik-dewan-pengawas-dan-hakim-mtq-ke-59/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 13:35:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=81055</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke- 59 tingkat Kota Medan yang digelar pada 11- 18 April 2026, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik Dewan Pengawas dan Dewan Hakim di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Jalan Rotan, Medan Petisah, Jumat (10/4/2026). Pelantikan Dewan Pengawas dan Dewan Hakim ini dilakukan Rico Waas didampingi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-lantik-dewan-pengawas-dan-hakim-mtq-ke-59/">Rico Lantik Dewan Pengawas dan Hakim MTQ ke-59</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke- 59 tingkat Kota Medan yang digelar pada 11- 18 April 2026, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik Dewan Pengawas dan Dewan Hakim di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Jalan Rotan, Medan Petisah, Jumat (10/4/2026).</p>
<p>Pelantikan Dewan Pengawas dan Dewan Hakim ini dilakukan Rico Waas didampingi Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap dan Sekda Wiriya Alrahman.Para Dewan Pengawas dan Dewan hakim yang dilantik ini akan bertugas melakukan pengawasan dan penilaian dalam berbagai lomba di ajang MTQ Ke- 59 tingkat Kota Medan.</p>
<p>Dalam sambutannya Wali Kota Medan Rico Waas menekankan pentingnya profesionalisme dan rasa keadilan dalam penilaian yang dilakukan dewan hakim untuk melahirkan qori-qoriah berkualitas.</p>
<p>Menurut Rico Waas peran Dewan Hakim sangat krusial karena menyangkut masa depan generasi pencinta Al-Qur&#8217;an di Kota Medan. Dirinya menyadari bahwa tugas tersebut tidaklah mudah karena membutuhkan ketelitian tingkat tinggi, terutama dalam menilai aspek hukum tajwid hingga makharijul huruf yang sangat detail.</p>
<p>&#8220;Menjadi Dewan Hakim bukanlah hal yang mudah. Perlu ketelitian, kepekaan dan komitmen tinggi terhadap keadilan dalam menilai setiap peserta. Oleh karena itu pelantikan ini sangat penting agar proses penilaian berjalan secara profesional dan berkeadilan. Dewan Hakim memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan generasi muda pencinta Al-Qur’an di Kota Medan,” kata Rico Waas.</p>
<p>Selanjutnya Rico Waas juga mengingatkan agar para dewan hakim menghindari segala bentuk kedekatan sosial yang dapat memengaruhi objektivitas penilaian.</p>
<p>“Jangan karena kedekatan sosial, tetapi buatlah penilaian berdasarkan kedekatan kepada Allah SWT. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi melahirkan generasi Qurani yang berkualitas,” Jelas Rico Waas.</p>
<p>Selain aspek penjurian, Rico Waas juga memberikan perhatian khusus pada faktor teknis seperti kualitas sound system. Menurutnya, kualitas suara yang didengar hakim sangat memengaruhi ketepatan penilaian. Ia berharap sinergi antara teknis dan keahlian hakim dapat meminimalisir perdebatan yang tidak perlu.</p>
<p>&#8220;Sound system yang baik sangat penting karena berkaitan langsung dengan kejelasan bacaan peserta. Hal kecil seperti ini bisa menimbulkan perbedaan penilaian jika tidak diperhatikan dengan baik,” ungkap Rico Waas.</p>
<p>Menariknya, pada MTQ ke-59 ini, Rico Waas mengusulkan tema yang terinspirasi dari Surah An-Nisa ayat 59. Pemilihan ayat ini diselaraskan dengan angka ke-59 penyelenggaraan MTQ tahun ini agar lebih mudah diingat dan dimaknai oleh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Tema ini bukan sekadar cocok-cocokan angka, tapi mengandung pesan mendalam tentang membangun ketaatan yang hakiki kepada Allah dan Rasul-Nya. Harapan saya, MTQ kali ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali kepada Al-Qur&#8217;an dalam menyelesaikan setiap permasalahan hidup,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Acara pelantikan yang ditandai dengan pemakaian baju Toga kepada Dewan Pengawas dan Dewan Hakim oleh Wali Kota Medan Rico Waas ini dihadiri oleh Kakankemenag Kota Medan, Impun Siregar, mewakili Ketua MUI Medan, Ustad Zulfikar Hajar, Ketua Baznas Kota Medan Ustad Nursyam, Ketua Harian LPTQ Kota Medan Damri Tambunan dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan. (HS)</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-lantik-dewan-pengawas-dan-hakim-mtq-ke-59/">Rico Lantik Dewan Pengawas dan Hakim MTQ ke-59</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/rico-lantik-dewan-pengawas-dan-hakim-mtq-ke-59/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Zakiyuddin Harahap Terima Kunker Komisi V DPR RI</title>
		<link>https://palito.id/zakiyuddin-harahap-terima-kunker-komisi-v-dpr-ri/</link>
					<comments>https://palito.id/zakiyuddin-harahap-terima-kunker-komisi-v-dpr-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 13:04:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=80840</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di hadapan Komisi V DPR RI, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menegaskan, perlunya langkah konkret dalam menyelesaikan permasalahan banjir rob di Belawan. Ia menyatakan harus ada pertemuan lintas sektor guna mencari solusi menyeluruh terhadap persoalan yang telah berlangsung lama tersebut. Demikian dikatakannya saat kunjungan Komisi V DPR RI ke Belawan, Kamis (9/4/2026). Kunjungan kerja [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/zakiyuddin-harahap-terima-kunker-komisi-v-dpr-ri/">Zakiyuddin Harahap Terima Kunker Komisi V DPR RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di hadapan Komisi V DPR RI, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menegaskan, perlunya langkah konkret dalam menyelesaikan permasalahan banjir rob di Belawan. Ia menyatakan harus ada pertemuan lintas sektor guna mencari solusi menyeluruh terhadap persoalan yang telah berlangsung lama tersebut.</p>
<p>Demikian dikatakannya saat kunjungan Komisi V DPR RI ke Belawan, Kamis (9/4/2026). Kunjungan kerja ini diketuai oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar (Dapil Sumut I), Musa Rajekshah (Ijeck) dan lainnya.</p>
<p>Dalam keterangannya, Zakiyuddin menilai penanganan banjir rob di Belawan tidak dapat dilakukan secara parsial oleh Pemerintah Kota Medan semata. Ia menegaskan bahwa banyak pihak memiliki keterkaitan langsung dengan kondisi geografis dan tata ruang wilayah tersebut.</p>
<p>“Pemko Medan berharap dapat difasilitasi pertemuan dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, PT KAI, Pelindo, hingga Pertamina. Sebab, di kawasan itu terdapat permukiman warga, jalur pipa gas, hingga fasilitas lainnya milik Pertamina,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, kondisi di lapangan menunjukkan keterbatasan kewenangan Pemko Medan, terutama terkait kepemilikan lahan. Sebagian wilayah bahkan berada di atas lahan milik PT KAI dan Pelindo, sementara masyarakat banyak yang tinggal dengan status sewa.</p>
<p>“Kami tidak memiliki lahan di sana. Bahkan kantor kecamatan pun berada di atas lahan PT KAI. Sementara masyarakat juga banyak yang menyewa lahan Pelindo. Ini menjadi kendala ketika ingin melakukan penataan maupun normalisasi,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Zakiyuddin mengungkapkan banyak rumah-rumah berdiri di bantaran sungai, baik di lahan PT KAI maupun wilayah lainnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti kondisi sungai yang melintasi Kota Medan hingga ke wilayah Deliserdang dan mengalami penyempitan bahkan penutupan.</p>
<p>“Kalau hanya Medan yang melakukan normalisasi, maka upaya kita akan sia-sia. Sampah dan sedimentasi akan kembali masuk. Karena itu, perlu penanganan terpadu lintas daerah,” tegasnya.</p>
<p>Zakiyuddin turut mengusulkan relokasi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai sebagai bagian dari solusi jangka panjang. Namun, ia menyadari langkah tersebut membutuhkan pendekatan sosial yang matang.</p>
<p>Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Adenan Rasyid, menyampaikan bahwa secara teknis penanganan banjir rob sebenarnya dapat dilakukan. Namun, kompleksitas persoalan terletak pada banyaknya pemangku kepentingan di kawasan tersebut.</p>
<p>“Secara teknis itu tidak sulit. Namun, karena banyak stakeholder yang terlibat dan masyarakat sudah lama bermukim di sana, koordinasi menjadi tantangan utama,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, bahwa harus ada permasalahan yang jelas, sehingga penanganannya juga terarah.</p>
<p>Dukungan terhadap upaya penanganan banjir rob juga datang dari Anggota DPR RI Komisi V, Musa Rajekshah (Ijeck). Ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja.</p>
<p>“Kami hadir untuk memastikan penyelesaian tuntas. Tidak bisa hanya Kementerian PU, semua pihak harus bertanggung jawab. Kami akan mendorong agar Komisi V menginisiasi rapat koordinasi lintas sektor,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti perubahan fungsi lahan di kawasan pesisir, seperti hutan mangrove yang beralih menjadi perkebunan sawit maupun tambak, yang turut memperparah kondisi banjir rob.</p>
<p>“Kalau sedimentasi sungai tidak segera dinormalisasi, masalah ini tidak akan selesai. Selain itu, kerusakan mangrove juga harus menjadi perhatian serius,” katanya.</p>
<p>Menurut Ijeck, diperlukan pembentukan tim koordinasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik untuk penanganan teknis maupun non-teknis. Ia menegaskan bahwa perencanaan yang komprehensif menjadi kunci utama agar anggaran yang digelontorkan tidak terbuang sia-sia.</p>
<p>“Kita tidak ingin anggaran besar yang sudah dikeluarkan justru tidak menyelesaikan masalah. Perencanaan harus matang dan terintegrasi,” tegasnya.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat, terutama terkait rencana relokasi dari bantaran sungai. Menurutnya, pendekatan persuasif harus diutamakan agar masyarakat dapat memahami urgensi penataan kawasan. “Kami akan berusaha menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas,” ucapnya.</p>
<p>Hadir dalam kunjungan tersebut anggota DPR RI dari Komisi V lainnya yakni Mukhlis Basri, Ahmad Safri, Hanan A Rozak, Drs Hamka, Sriyanto Saputro dan Mori Hanafi. (HS)</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/zakiyuddin-harahap-terima-kunker-komisi-v-dpr-ri/">Zakiyuddin Harahap Terima Kunker Komisi V DPR RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/zakiyuddin-harahap-terima-kunker-komisi-v-dpr-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rico Ajak GPIB Immanuel Bersinergi Bangun Kota</title>
		<link>https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota-2/</link>
					<comments>https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 03:02:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=80823</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pembangunan Kota Medan tidak dapat berjalan sendirian tanpa dukungan komunitas keagamaan. Oleh karena itu Rico Waas mengajak jemaat GPIB Immanuel untuk terlibat langsung dalam menyukseskan program Pemko Medan mulai dari kebersihan lingkungan hingga penyaluran bantuan sosial PKH Medan Makmur tepat sasaran bagi warga lansia dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota-2/">Rico Ajak GPIB Immanuel Bersinergi Bangun Kota</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pembangunan Kota Medan tidak dapat berjalan sendirian tanpa dukungan komunitas keagamaan. Oleh karena itu Rico Waas mengajak jemaat GPIB Immanuel untuk terlibat langsung dalam menyukseskan program Pemko Medan mulai dari kebersihan lingkungan hingga penyaluran bantuan sosial PKH Medan Makmur tepat sasaran bagi warga lansia dan disabilitas.</p>
<p>Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima kehadiran pengurus GPIB Immanuel yang dipimpin Pdt Salmon Lea Timea di Balai Kota, Selasa (7/4/2026). Selain bersilaturahmi dan memperkenalkan Pdt Salmon Lea Timea sebagai Pendeta baru GPIB Immanuel.</p>
<p>Dijelaskan Rico Waas, keterlibatan gereja sangat krusial dalam menyukseskan berbagai program sosial dan lingkungan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.</p>
<p>Menurut Rico Waas, banyak program yang dapat disinergikan antara Pemerintah Kota Medan dengan pihak gereja. Salah satunya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan gerakan ASRI (Aksi Bersih dan Lestari) yang mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p>“Gerakan bersih-bersih lingkungan ini bisa kita lakukan bersama, sehingga dampaknya lebih luas dan berkelanjutan,” kata Rico Waas didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Kadis Pemadam dan Penyelamatan, Wandro Malau dan Kadis DLH Melvi Marlabayana.</p>
<p>Di sektor sosial, Rico Waas juga menyoroti program PKH Medan Makmur yang bersumber dari APBD dan diperuntukkan bagi lansia serta penyandang disabilitas. Melalui program ini, penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan. Dirinya berharap, peran GPIB Immanuel dapat membantu memastikan program tersebut tepat sasaran dan berjalan optimal.</p>
<p>“Program ini tentu bisa kita kolaborasikan, agar penyalurannya lebih efektif dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” jelas Rico Waas.</p>
<p>Selain itu, Rico Waas turut menyinggung kondisi gereja sebagai bangunan cagar budaya. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Medan memiliki program untuk membantu renovasi rumah ibadah, termasuk gereja, guna menjaga nilai sejarah dan fungsinya bagi masyarakat.</p>
<p>“Untuk kebutuhan renovasi, Pemko Medan siap membantu melalui program yang ada,” ungkapnya.</p>
<p>Selanjutnya Rico Waas membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat, termasuk pihak gereja, untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.</p>
<p>“Jika ada problematik di masyarakat, silakan disampaikan. Nanti kita cari solusi bersama,” tegas Rico Waas.</p>
<p>Sebelumnya Pendeta GPIB Immanuel Medan, Pdt. Salmon Lea Timea, menyampaikan dirinya baru sekitar dua bulan bertugas di Kota Medan setelah sebelumnya melayani di Kota Padang.</p>
<p>Selain memperkenalkan diri, Pdt. Salmon menyampaikan keinginan kuat GPIB Immanuel Medan untuk turut mendukung program-program Pemerintah Kota Medan. Salah satunya melalui inisiatif baru bertajuk Gerakan Peduli Immanuel Berbagi.</p>
<p>Program tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan internal gereja, tetapi juga menyasar masyarakat luas melalui aksi nyata, seperti kegiatan sosial, penguatan toleransi antarumat beragama, serta kepedulian terhadap lingkungan.</p>
<p>“Kami ingin GPIB Immanuel tidak hanya dikenal sebagai gereja, tetapi juga sebagai sahabat bagi masyarakat. Kami ingin hadir melalui aksi toleransi dan aksi lingkungan, yang bahkan sudah kami mulai sejak bulan Ramadan,” ujarnya</p>
<p>Pdt Salmon juga berharap dukungan dari Wali Kota Medan agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>“Kami ingin bertanya, apa yang bisa kami lakukan untuk masyarakat. Dengan senang hati kami siap terlibat dan berkontribusi,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Pdt. Salmon menjelaskan bahwa GPIB merupakan sinode gereja yang telah tersebar di 26 provinsi di Indonesia dengan 16 jemaat besar, termasuk di Kota Medan.</p>
<p>Dalam audiensi tersebut, ia turut menyinggung kondisi bangunan GPIB Immanuel Medan yang merupakan cagar budaya. Menurutnya, sejak pertama kali datang, ia melihat terdapat sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan dan cukup memprihatinkan</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota-2/">Rico Ajak GPIB Immanuel Bersinergi Bangun Kota</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IKAPTK Bukan Sekadar Organisasi Profesi</title>
		<link>https://palito.id/ikaptk-bukan-sekedar-organisasi-profesi/</link>
					<comments>https://palito.id/ikaptk-bukan-sekedar-organisasi-profesi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 13:32:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=80444</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Medan tahun 2026. Dengan mengusung tema &#8220;Memupuk Silaturahmi dan Memperkuat Sinergitas demi Mewujudkan Medan untuk Semua&#8221;, acara ini menjadi momentum penguatan korps alumni pamong praja. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas selaku Dewan Pembina IKAPTK Kota [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/ikaptk-bukan-sekedar-organisasi-profesi/">IKAPTK Bukan Sekadar Organisasi Profesi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Medan tahun 2026. Dengan mengusung tema &#8220;Memupuk Silaturahmi dan Memperkuat Sinergitas demi Mewujudkan Medan untuk Semua&#8221;, acara ini menjadi momentum penguatan korps alumni pamong praja.</p>
<p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas selaku Dewan Pembina IKAPTK Kota Medan hadir langsung dalam acara yang digelar di Gedung PKK Kota Medan, Selasa (7/4/2026) malam.</p>
<p>Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan bahwa IKAPTK bukan sekadar organisasi profesi, melainkan sebuah keluarga tempat berbagi cerita dan menjaga legacy (warisan) pengabdian dari generasi ke generasi.</p>
<p>&#8220;Berbahagialah kita punya komunitas, punya kelompok organisasi, karena di situlah terjalin ikatan batiniah tersebut,&#8221;kata Rico Waas dihadapan puluhan anggota IKAPTK Medan yang hadir.</p>
<p>Pria yang akrab di sapa Rico itu juga memuji kedalaman ilmu yang dimiliki oleh para alumni pamong praja. Menurutnya, jika masyarakat ingin bertanya tentang seluk-beluk ilmu pemerintahan, maka alumni IKAPTK adalah rujukan utamanya.</p>
<p>&#8220;Mau tanya tentang capil, perizinan, pariwisata, sosial hingga kesehatan, banyak alumni yang sudah melewati itu semua. Seluruh OPD pasti sudah dijalani. Inilah tempat kita berbagi ilmu untuk kepentingan masyarakat,&#8221; ujar Rico Waas menambahkan.</p>
<p>Maka dari itu, Rico Waas mengingatkan agar fungsi sosial IKAPTK tetap terjaga. Ia meminta seluruh anggota untuk tidak hanya berkumpul saat momen bahagia seperti Halal Bihalal, tetapi juga hadir saat ada anggota yang mengalami kesulitan atau sakit.</p>
<p>​&#8221;Jangan mau senangnya saja. Kalau ada alumni yang susah atau sakit, perhatikan. Itulah fungsi keluarga yang sebenarnya. Kita punya ikatan yang tidak akan pernah lepas, bahkan setelah rekan-rekan purna tugas dari pemerintahan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dalam acara yang juga dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman itu, Rico Waas menceritakan rasa bangganya mengenakan Pin Kepamongprajaan. Meski tidak menempuh pendidikan formal kepamongprajaan, dirinya mengaku sangat bangga diberikan kehormatan menjadi bagian dari keluarga besar IKAPTK.</p>
<p>&#8220;Dari seluruh pin yang begitu banyak di baju saya, itulah (Pin Pamong Praja) yang paling saya banggakan. Ini penghargaan sangat berarti bagi saya. Saya harus bisa membangun spirit yang sama dengan rekan-rekan semua,&#8221;bilang Rico Waas dengan penuh rasa bangga.</p>
<p>Menutup sambutannya, Rico Waas berpesan agar seluruh alumni tetap ikhlas dalam bekerja dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.</p>
<p>​&#8221;Siapa yang tahu jalan hidup kita? Ada yang jadi pengusaha, anggota dewan, atau pensiun dengan tenang. Tapi yang terpenting, selama di pemerintahan, lakukanlah yang terbaik untuk bangsa dan negara. Tuhan tidak menutup mata,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Penasehat IKAPTK Kota Medan Muslim mengajak para pengurus IKAPTK Kota Medan untuk aktif mengadakan kegiatan setiap bulan yang menyentuh langsung kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Seharusnya IKAPTK Kota Medan dapat membuat kegiatan setiap bulan. Harus ada kontribusi kita untuk membantu masyarakat,&#8221;ujar Muslim.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, Muslim juga mengingatkan kepada seluruh alumni agar menjaga kepercayaan yang telah di berikan oleh Wali Kota Medan dengan sebaiknya dan penuh tanggung jawab.</p>
<p>&#8220;Kepercayaan yang diberikan Bapak Wali Kota harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Untuk itu, bekerjalah dengan sebaiknya sesuai yang diharapkan oleh Wali Kota,&#8221; pesannya.</p>
<p>Acara yang kemudian di isi dengan ramah tamah dan tausiyah itu turut pula dihadiri Ketua IKAPTK Kota Medan Rakhmat Adisyah Putra Harahap, Pimpinan OPD Serta para Camat. (HS)</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/ikaptk-bukan-sekedar-organisasi-profesi/">IKAPTK Bukan Sekadar Organisasi Profesi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/ikaptk-bukan-sekedar-organisasi-profesi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rico Ajak GPIB Immanuel Bersinergi Bangun Kota</title>
		<link>https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota/</link>
					<comments>https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 13:21:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMKAB/KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://palito.id/?p=80439</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pembangunan Kota Medan tidak dapat berjalan sendirian tanpa dukungan komunitas keagamaan. Oleh karena itu Rico Waas mengajak jemaat GPIB Immanuel untuk terlibat langsung dalam menyukseskan program Pemko Medan mulai dari kebersihan lingkungan hingga penyaluran bantuan sosial PKH Medan Makmur tepat sasaran bagi warga lansia dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota/">Rico Ajak GPIB Immanuel Bersinergi Bangun Kota</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pembangunan Kota Medan tidak dapat berjalan sendirian tanpa dukungan komunitas keagamaan. Oleh karena itu Rico Waas mengajak jemaat GPIB Immanuel untuk terlibat langsung dalam menyukseskan program Pemko Medan mulai dari kebersihan lingkungan hingga penyaluran bantuan sosial PKH Medan Makmur tepat sasaran bagi warga lansia dan disabilitas.</p>
<p>Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima kehadiran pengurus GPIB Immanuel yang dipimpin Pdt Salmon Lea Timea di Balai Kota, Selasa (7/4/26). Selain bersilaturahmi dan memperkenalkan Pdt Salmon Lea Timea sebagai Pendeta baru GPIB Immanuel.</p>
<p>Dijelaskan Rico Waas, keterlibatan gereja sangat krusial dalam menyukseskan berbagai program sosial dan lingkungan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.</p>
<p>Menurut Rico Waas, banyak program yang dapat disinergikan antara Pemerintah Kota Medan dengan pihak gereja. Salah satunya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan gerakan ASRI (Aksi Bersih dan Lestari) yang mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p>“Gerakan bersih-bersih lingkungan ini bisa kita lakukan bersama, sehingga dampaknya lebih luas dan berkelanjutan,” kata Rico Waas didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Kadis Pemadam dan Penyelamatan, Wandro Malau dan Kadis DLH Melvi Marlabayana.</p>
<p>Di sektor sosial, Rico Waas juga menyoroti program PKH Medan Makmur yang bersumber dari APBD dan diperuntukkan bagi lansia serta penyandang disabilitas. Melalui program ini, penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan. Dirinya berharap, peran GPIB Immanuel dapat membantu memastikan program tersebut tepat sasaran dan berjalan optimal.</p>
<p>“Program ini tentu bisa kita kolaborasikan, agar penyalurannya lebih efektif dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” jelas Rico Waas.</p>
<p>Selain itu, Rico Waas turut menyinggung kondisi gereja sebagai bangunan cagar budaya. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Medan memiliki program untuk membantu renovasi rumah ibadah, termasuk gereja, guna menjaga nilai sejarah dan fungsinya bagi masyarakat.</p>
<p>“Untuk kebutuhan renovasi, Pemko Medan siap membantu melalui program yang ada,” ungkapnya.</p>
<p>Selanjutnya Rico Waas membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat, termasuk pihak gereja, untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.</p>
<p>“Jika ada problematik di masyarakat, silakan disampaikan. Nanti kita cari solusi bersama,” tegas Rico Waas.</p>
<p>Sebelumnya Pendeta GPIB Immanuel Medan, Pdt Salmon Lea Timea, menyampaikan dirinya baru sekitar dua bulan bertugas di Kota Medan setelah sebelumnya melayani di Kota Padang.</p>
<p>Selain memperkenalkan diri, Pdt. Salmon menyampaikan keinginan kuat GPIB Immanuel Medan untuk turut mendukung program-program Pemerintah Kota Medan. Salah satunya melalui inisiatif baru bertajuk Gerakan Peduli Immanuel Berbagi.</p>
<p>Program tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan internal gereja, tetapi juga menyasar masyarakat luas melalui aksi nyata, seperti kegiatan sosial, penguatan toleransi antarumat beragama, serta kepedulian terhadap lingkungan.</p>
<p>“Kami ingin GPIB Immanuel tidak hanya dikenal sebagai gereja, tetapi juga sebagai sahabat bagi masyarakat. Kami ingin hadir melalui aksi toleransi dan aksi lingkungan, yang bahkan sudah kami mulai sejak bulan Ramadan,” ujarnya</p>
<p>Pdt Salmon juga berharap dukungan dari Wali Kota Medan agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>“Kami ingin bertanya, apa yang bisa kami lakukan untuk masyarakat. Dengan senang hati kami siap terlibat dan berkontribusi,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Pdt Salmon menjelaskan bahwa GPIB merupakan sinode gereja yang telah tersebar di 26 provinsi di Indonesia dengan 16 jemaat besar, termasuk di Kota Medan.</p>
<p>Dalam audiensi tersebut, ia turut menyinggung kondisi bangunan GPIB Immanuel Medan yang merupakan cagar budaya. Menurutnya, sejak pertama kali datang, ia melihat terdapat sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan dan cukup memprihatinkan. (HS)</p>
<p>Artikel <a href="https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota/">Rico Ajak GPIB Immanuel Bersinergi Bangun Kota</a> pertama kali tampil pada <a href="https://palito.id">Palito.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://palito.id/rico-ajak-gpib-immanuel-bersinergi-bangun-kota/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
