Natal telah tiba, umat kristiani merayakan hari kelahiran Yesus dengan penuh sukacita. Masyarakat berharap perayaan natal berlangsung aman, damai dan sukacita.
Dalam menciptakan kondisi kota Medan, Sumut, Indonesia yang aman dan damai dalam perayaan natal, aparat kepolisian, TNI maupun Pemerintah, termasuk seluruh lapisan masyarakat hendaknya terlibat dalam menciptakan suasana yang aman dan damai dalam mendukung perayaan natal yang digelar umat kristiani di tanah air pada tanggal (24-26/12/2022).
Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Sumatera Berdoa Pdt Dr Robert Benedictus MA MTh dan Wakil Koordinator Next Generation Sumatera Berdoa Pdt Donald Wakkary pada media ini dan berharap perayaan natal tahun 2022 di Medan, 33 Kabupaten/Kota di Sumut dan Indonesia, berlangsung aman dan damai.
Ditambahkan Ketua Yayasan Sumatera Berdoa Pdt Dr Robert Benedictus MA MTh, Natal membawa kedamaian, damai adalah kata yang indah dan menyejukkan hati. Tidak ada orang yang tidak ingin mengalami damai.
Damai adalah sebuah impian dan dambaan setiap orang, meskipun kita sadar bahwa damai adalah sesuatu yang masih jauh dari realita dan tidak mudah untuk diwujudkan. Tidak jarang orang meragukan bahwa damai yang sejati bisa sungguh-sungguh hadir dan dirasakan oleh semua orang dan makhluk di dunia ini.
Alkitab secara jelas dan tegas mengatakan bahwa damai itu adalah sesuatu yang sangat penting dan berguna dalam membangun dan mengembangkan relasi antar makhluk dan seluruh isi alam semesta ini. Paulus menyebut bahwa damai adalah buah Roh. Injil menyaksikan bahwa damai yang sejati berasal dari Allah dan hanya ada pada Dia.
Kristus sendiri datang untuk membawa damai sejahtera (Luk. 2:14). Sebab itu, merupakan panggilan serta tugas tanggung jawab setiap kita sebagai orang beriman dan yang mengaku mengikuti teladan Kristus –sebagai Sang Damai itu sendiri- untuk senantiasa mengupayakan dan membawa damai (Yoh. 14:27).
Sebagai orang percaya , atau sebagai manusia ,kita ditugaskan dan dipanggil untuk mengusahakan 3 dimensi damai yaitu : Damai dengan Allah, Damai dengan sesama, dan Damai dengan diri sendiri. Dalam khotbah di bukit, Yesus pernah berkata, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah” (Mat.5:9)”, ujar Ketua Yayasan Sumatera Berdoa ini.
Sementara itu Wakil Koordinator Next Generation Sumatera Berdoa Pdt Donald Wakkary mengajak masyarakat hendaknya bersatu dalam menciptakan suasana yang aman dan damai dalam mendukung perayaan natal yang digelar umat kristiani di tanah air.
“Bangsa hendaknya bersatu dan berpegang teguh pada Founding Fathers kita dalam memperkuat komitmen kebangsaan dan kesatuan dalam bingkai kebhinnekaan”, jelasnya. (Rahel Sukatendel).











