Kodim 0206/Dairi menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbak Jatri) Semester II Tahun 2024 di Lapangan Tembak Bangkauna, Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.
Latihan ini diikuti oleh seluruh prajurit Kodim 0206/Dairi dan jajaran Koramil, sebagai upaya untuk mempertajam kemampuan menembak senjata ringan dalam rangka meningkatkan kesiapan operasional prajurit.
Komandan Latihan (Danlat) dipimpin oleh Kapten Inf Immun S Tarigan yang juga menjabat sebagai Danramil 01/Sumbul, didampingi oleh Koordinator Materi Senapan Kapten Inf Tumbur Aritonang Danramil 02/Sidikalang, serta Koordinator Materi Pistol Kapten Inf M Dolok Lumbantoruan, yang juga menjabat sebagai Danramil 07/Salak.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan yang dipimpin oleh Danlat, diikuti pengarahan oleh masing-masing Kormat, serta pembagian lajur menembak kepada peserta.
Materi latihan menembak yang diberikan meliputi tembakan senapan dengan jarak 100 meter menggunakan tiga sikap, yaitu tiarap, duduk, dan berdiri. Sementara itu, latihan menembak pistol dilakukan pada jarak 20 meter. Dalam latihan ini, menggunakan senapan SSI dan pistol FN.
Latihan menembak senapan diikuti oleh seluruh staf dan Babinsa dari jajaran Koramil, sedangkan latihan pistol diikuti oleh perwira staf, Danramil, serta anggota pemegang pistol.
Danlat Kapten Tarigan menjelaskan, bahwa latihan menembak adalah keterampilan dasar yang sangat penting bagi setiap prajurit TNI, yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan.
“Latihan ini dilaksanakan secara terprogram setiap enam bulan sekali untuk memastikan bahwa kemampuan menembak prajurit tetap tajam dan siap digunakan dalam setiap situasi tempur,” ujar Kapten Inf Immun S Tarigan, kamis (19/12/2024). Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kualitas tempur prajurit Kodim 0206/Dairi di lapangan.
Koordinator Materi Menembak Senapan, Kapten Inf Tumbur Aritonang, menambahkan bahwa latihan menembak untuk senapan dengan tiga sikap tiarap, duduk dan berdiri ini dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan keterampilan prajurit.
Selanjutnya, Kapten Dolok Lumbantoruan selaku Koordinator Materi Menembak Pistol, mengungkapkan bahwa latihan ini juga menjadi bukti pentingnya intensitas pembinaan bagi prajurit TNI.
Hasil dari latihan ini akan dievaluasi dan dilaporkan ke Komando Atas sebagai bahan pertimbangan dalam penilaian kemampuan menembak prajurit.
Kapten Tarigan juga mengingatkan seluruh peserta untuk selalu memperhatikan faktor keamanan selama latihan, baik untuk personel maupun materil, serta mengikuti instruksi dari Komandan Latihan, pungkasnya. (Fah)











