Kamis, 23 April 2026

Begal Marak, Antonius Minta Polrestabes Medan Rutin Lakukan Patroli

Diduga Aksi begal kembali marak di Jalan Mesjid Ujung Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan. Tak tangung-tangung, baru baru ini warga berhasil menangkap tiga pelaku begal pada pukul 5:00 wib pagi.

Hal itu disampaikan salah seorang berinisial KS (18) warga Kecamatan Medan Barat, kota Medan kepada awak media, Sabtu (9/3/2024).

Menurut pengakuan warga itu, dalam sebulan sudah terjadi 3 kali berturut turut pelaku begal ditangkap oleh warga di Jalan Mesjid ujung.

“Barusan kami warga di Jalan Mesjid Ujung menangkap 3 pelaku begal sedang beraksi dan korbannya bernama Riko Simamora (20) warga Lorong Tapanuli pukul 04.00 Wib dini hari,” kata KS yang merupakan adik korban.

Diceritakan, dia mendapat telepon dari abangnya yang sedang di ikuti pelaku begal di Jalan Tengku Amir Hamzah sampai ke Jalan Lorong Tapanuli, dan korban mengadu ke Pos Kamling Lingkungan VIII saat itu ada warga yang sedang meronda.

Lalu, ketika pelaku begal melintas langsung di cegat. Diduga karena gugup para pelaku begal ini pun panik. Namun, saat hendak melarikan diri, warga di pos kamling mendapati sebilah pisau milik ketiga pemuda yang mengendarai sepeda motor NMax warna merah dan tidak memiliki plat.

“Akhirnya warga pun menginterogasi ke tiga pemuda yang mengaku 2 orang warga M Idris Kecamatan Medan Petisah, dan 1 lagi mengaku warga Jalan Brigjen Katamso Kelurahan Sei Mati. Para pelaku nyaris dihakimi warga setempat, dan tidak lama kemudian petugas Polsek Medan Barat turun ke lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor saat ditemui awak media membenarkan hal itu. Dikatakan politisi dari partai NasDem Kota Medan itu, bahwa dalam sebulan ini di Jalan Mesjid Ujung kelurahan Sei Agul sudah 3 kali terjadi, aksi begal itu berhasil ditangkap oleh warga setempat.

“Kita sangat prihatin, sepertinya para pelaku begal ini semakin banyak dan tidak peduli lagi apakah korbannya juga warga setempat. Ini perlu menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian baik dari tingkat polsek dan polrestabes Medan. Dan kita meminta semakin memperbanyak rutinitas patroli anti begal dan melintasi Gang yang dianggap rawan bukan hanya di Jalan Protokol saja,” ujar nya.

Antonius juga mengharapkan adanya pihak kepolisian polsek Medan Barat rutin berkunjung ke pos lingkungan VIII Jalan Mesjid Ujung untuk mengantisipasi adanya serangan balik dari pelaku begal yang ditangkap warga tadi.

Dijelaskan anggota DPRD Kota Medan ini lagi, mendekati bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari agar pihak aparat kepolisian dapat memberi rasa aman.

Senada dengan Antonius Tumanggor, Kepling VIII Kelurahan Sei Agul Timbul Siahaan sangat berharap Polsek Medan Barat dapat menurunkan petugasnya dan rutin melakukan patroli di wilayah Kecamatan Medan Barat.

“Kami warga sangat berharap pelaku begal dapat diminimalisir di lingkungan ini, karena sudah berulang ulang terjadi begal dan pelakunya ditangkap warga. Apalagi di lingkungan ini ada tinggal anggota DPRD Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor yang dikenal akrab oleh warga,” jelasnya.

Diketahui, ketiga pelaku begal tersebut saat ini sudah diamankan di Polsek Medan Barat. (Red)