Rabu, 21 Januari 2026

Masyarakat Minta Galian C di Taput Ditutup

Galian C yang diduga berada di Jalan Besar Sipahutar-Pangaribuan, tepatnya di Desa Sibingke Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), resahkan warga sekitar dan pengguna jalan.

Galian C itu juga disebut-sebut sempat tutup, dan menghasilkan tanah timbun awalnya membuka usaha di Kecamatan Sipahutar.

Kini, Galian C itu melebarkan sayapnya dan diduga bebas beroperasi tanpa ada hambatan di jalan besar, sehingga mengganggu warga dan pengguna jalan, bahkan terkesan kebal hukum.

Di musim hujan, jalan menjadi licin. Dan paling ditakutkan akan menimbulkan longsor.

“Galian C tersebut sudah pasti mengganggu pengguna jalan dan kendaraan yang melintas,” ujar S Siregar salah seorang warga kepada wartawan, Rabu (7/5/2025).

Tambah Siregar, di musim hujan jalan licin dan berbahaya kepada kendaraan yang melintas terutama kendaraan roda dua.

Untuk itu, Siregar berharap Pemkab Taput dan Polres Taput turun tangan untuk menindaknya. “Kami meminta Bupati Taput dan Polres Taput untuk menutupnya sebelum terjadi korban,” tambahnya.

Hal yang sama dikatakan R. Simatupang bahwa kehadiran galian C tersebut sangat mengganggu warga. “Di musim penghujan jalan sangat beresiko untuk dilintasi. Juga lokasi galian C berpotensi terjadinya longsor,” ujarnya.

Amatan wartawan, beko dan truk berada di lokasi galian C.

Terpisah, Kapolres Tapanuli Utara (Taput) AKBP Ernis Sitinjak SH SIK ketika dikonfirmasi awak media terkait galian C tersebut, Sabtu (17/5/2025), hingga berita ini ditayangkan tidak menjawab. (JS)