Senin, 19 Januari 2026

Natal PWI Sumut 2025 Berlangsung Sukacita

Kebaktian perayaan natal wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut tahun 2025 berlangsung penuh sukacita di Hotel Danau Toba Internasional, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (19/12/2025) malam.

Tema natal “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24) dengan subtema “Bersama Kristus, Wartawan Mewartakan Kabar Baik dari dan untuk Keluarga”.

Dalam renungannya Pdt Dr Esthomihi Hutagalung menyampaikan bahwa setiap orang dan setiap keluarga baik miskin maupun kaya tidak lepas dari persoalan hidup.

Namun, damai dan kasih Tuhan mampu mengubah setiap pergumulan menjadi sukacita. Ia mengajak insan pers untuk senantiasa membawa kabar baik, baik di tengah keluarga maupun dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik SE menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta pengurus yang telah bekerja keras sehingga perayaan Natal PWI Sumut dapat terlaksana dengan baik dan dihadiri banyak jiwa.

“Melalui perayaan Natal ini, mari kita saling menyejukkan. Jangan membeda-bedakan satu dengan yang lain, tetapi bangunlah keakraban dan kebersamaan dengan kasih persaudaraan,” ujar Farianda.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya integritas dan independensi pers dalam menghadapi derasnya arus informasi dan tantangan disrupsi digital.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur melalui Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Dr Agustinus Panjaitan.

Gubernur Bobby mengingatkan, pers berperan strategis dalam membangun optimisme publik, menyampaikan fakta, sekaligus menjadi pengingat agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berpihak pada rakyat.

“Pers yang berimbang dan bertanggung jawab turut membangun optimisme, menyampaikan fakta, dan menjadi pengingat agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berpihak pada rakyat,” ujar Gubernur.

Menurutnya nilai kemanusiaan juga harus menjadi landasan setiap pemberitaan. Di tengah tantangan disrupsi digital, berita yang objektif dan edukatif akan membantu masyarakat memahami isu secara jernih, serta memperkuat demokrasi yang sehat dan transparan.

Ia menekankan, pers bukan hanya mitra pemerintah, tetapi bagian penting dari ekosistem pembangunan daerah. Dengan profesionalisme dan tanggung jawab, insan pers dapat menghadirkan informasi yang menyejukkan, mencerahkan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumut.

Perayaan Natal PWI Sumut 2025 itu sekaligus menjadi momentum refleksi bagi insan pers untuk terus meneguhkan integritas, menjaga independensi dan menekankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap karya jurnalistik di era digital.

Tokoh masyarakat Dr RE Nainggolan MM mengungkapkan rasa bangganya terhadap insan pers. Ia menilai wartawan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat meskipun bekerja hingga larut malam demi menjalankan tugas profesional dan tanggung jawab terhadap keluarga.

“Anak-anak wartawan terbukti berhasil dan berprestasi. Tidak ada anak wartawan yang terlibat narkoba, begal motor, atau perbuatan negatif lainnya. Setiap tahun Natal dilaksanakan, semoga wartawan semakin baik dan berkat Tuhan semakin melimpah,” ungkapnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Natal Charles Daulay mengucapkan terima kasih kepada donatur dan undangan yang hadir semoga PWI Sumut ke depan lebih maju dan kompak.

Adapun rangkaian ibadah Natal diisi dengan puji-pujian, liturgi, koor, vokal grup, penampilan solo, penyalaan lilin, doa syafaat, paduan suara panitia, serta pemberian tali kasih kepada keluarga wartawan yang sudah meninggal dunia.

Dalam doa syafaat yang dibawakan Pdt Emma Siagian STh juga mendoakan para korban bencana banjir dan longsor di Sumut diberi kekuatan dan ketabahan dan cepat pulih kembali.

Selain Ketua PWI Sumut dan perwakilan Gubernur Sumut, acara itu turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, antara lain Dr Parlindungan Purba, MM Jadi Pane, serta para undangan lainnya. Acara ditutup dengan doa, ramah tamah dan pengundian lucky draw serta makan bersama. (RS)