Senin, 22 Juli 2024

Polres Toba Gelar Rakor Lintas Sektoral Penanggulangan PMK Pada Hewan

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya SIK MH yang diwakili Waka Polres Toba Kompol Lamin S,Pd gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral.

Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang di laksanakan di Aula Harungguan Mardemak Polres Toba, Jumat (8/7/2022) untuk bersinergi dan keterpaduan instansi dalam pelaksanaan tugas antisipasi penyebaran PMK di Kabupaten Toba.

Rapat koordinasi Lintas Sektoral di buka oleh Waka Polres Toba dan yang dihadiri Para PJU PolresToba, Kabid Peternakan dan Kesehatan hewan Janriko M Pasaribu, Dokter Hewan, Stockholder Pemkab Toba, para Kapolsek sejajaran Polres Toba, Para Danramil serta Camat se-Kabupaten Toba.

Setelah rapat dibuka dilanjutkan oleh Kabid Peternakan dan Kesehatan hewan Kab.Toba memberikan penjelasan bahwa kabupaten Toba telah menjadi Zona Merah pada penuluran Penyakit Mulut dan Kuku pertanggal 7 Juli 2022. Kemarin sesuai dengan data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Pemprov Sumut, jelas Janriko.

Janriko juga menjelaskan, bahwa hewan sapi, kerbau dan babi yang sudah positif berjumlah 28 ekor dimana daerah yang terkomfirmasi adalah Desa Sionggang tengah Kecamatan Lumban Julu, Desa Ujung tanduk Kecamatan Laguboti, dan Desa Tampahan Kecamatan Balige.

Menurut Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk menanggulangi PMK di wilayah Kabupaten Toba perlu didirikan Pos Cek Point, dimana pos ini bertujuan mencek masuk dan keluarnya hewan dari wilayah Kabupaten Toba.

Lebih jelasnya semua harus dilengkapi dengan Surat Kesehatan Hewan (SKH) dari Dinas Kesehatan hewan yang telah di tunjuk oleh Dinas Kesehatan Hewan Pemprov Sumut.

Pos Cek Point yang didirikan yaitu di Desa Aek Natolu Kecamatan Lumban Julu, Desa Tangga Batu 1 Kecamatan Parmaksian dan Desa Gugur Aek Raja Kecamatan Tampahan yang personil nya terpadu yaitu Dinas BNPB, Polri dan TNI.

Bila hewan / ternak yang masuk dan keluarnya dari wilayah Kabupaten Toba yang tidak melengkapi dukumen SKH nya, maka disuruh pulang/putar balik kembali untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku di Kabupaten Toba.

Menurut Kepala BNPB Kabupaten Toba Pontas Batubara, hendaknya keterpaduan penanggulangan PMK harus lebih bersinergi dan bekerja sama dengan membentuk Wa Group untuk lebih memudahkan berkomunikasi bila ada kendala dan informasi lainnya.

Dalam rapat koordinasi Lintas sektoral Penaggulangan Penyakit Mulut dan Kuku tetap mematuhi Protokol Kesehatan untuk menekan penyebaran virus Covid 19, kata Kasi Humas Polres Toba Iptu B Samosir.