Sambut Hari Pers Nasional (HPN) 2025, SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kota Padang Sidimpuan santuni anak yatim di masjid Al – Istiqimah Kelurahan Hanopan Sibatu, Kecamatan Padang Sidimpuan, Kota Padang Sidimpuan, Sabtu (8/2/2025).
Hal tersebut menjadi momentum refleksi bahwa pers memiliki peran lebih luas di masyarakat. Selain sebagai penyampai informasi, pers juga menjadi agen perubahan sosial yang menebarkan semangat kebaikan dan kepedulian.
Dalam kesempatannya, Ketua SMSI Padang Sidimpuan Khairul Arief Nasution mengatakan kegiatan ini menjadi serangkaian kegiatan bakti sosial yang bertujuan untuk membangun rasa empati dan simpati serta meningkatkan rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial.
“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita (SMSI Padang Sidimpuan) terhadap sesama dan ini juga sudah tahun kedua dilaksanakan,” ucapnya.
Arief berharap bantuan ini dapat manfaatkan sebaik – baiknya dan berguna untuk adik – adik semua.
Sementara itu, Harajaon Kelurahan Hanopan Sibatu Ali Nakman Harahap mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus SMSI Kota Padang Sidimpuan yang telah menyalurkan bantuan kepada anak yatim disini.
“Semoga rezeki SMSI Padang Sidimpuan terus bertambah sehingga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin banyak lagi,” ucapnya.
Sedangkan Dewan Pembina SMSI Kota Padang Sidimpuan, Hasanuddin Sipahutar, yang juga hadir, memandang bahwa, selama 2,5 tahun organisasi di bawah kepemimpin Arief ini, sudah banyak melakukan berbagai kegiatan positif di masyarakat.
“Termasuk di antaranya, tahun yang lalu, SMSI Kota Padang Sidimpuan juga sudah menggelar kegiatan serupa di Masjid kita ini, yaitu menyantuni anak-anak kita yatim piatu yang ada di Kelurahan Hanopan Sibatu ini,” ungkap mantan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan itu.
“Harapan kami mewakili Dewan Pembina, ke depan SMSI Kota Padang Sidimpuan bisa terus memberi warna-warna positif di masyarakat. Sehingga, kehadiran SMSI yang notabene merupakan wadah wartawan, tak hanya menyajikan berita. Lebih dari itu, bisa terus memberi manfaat bagi orang banyak,” tambah Hasanuddin.
Mohot Lubis, wartawan kawakan yang juga merupakan Dewan Penasehat SMSI Kota Padang Sidimpuan, juga mengapresiasi langkah positif menyantuni anak yatim ini. Baginya yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia jurnalistik, keberadaan wartawan bak pisau bermata dua.
Wartawan, kata Mohot, di satu sisi terkadang kurang disukai oleh oknum-oknum yang dikritisinya. Tapi di sisi lain, masyarakat yang ingin menyampaikan kritikan terhadap kinerja tak beres suatu oknum, bisa menyalurkannya lewat media massa yang ditulis oleh wartawan.
“Wartawan memiliki media. Media merupakan wadah. Wadah tempat masyarakat menyalurkan aspirasinya terhadap keresahan-keresahan yang ada di sekelilingnya. Hari ini, adik-adik kita dari SMSI Kota Padang Sidimpuan hadir menyantuni anak-anak yatim piatu. Ini langkah yang positif dan harus terus berkesinambungan ke depan,” pungkasnya. (HS)











