Perayaan paskah Gereja Pentakosta Kristus (GPK) Jemaat Penuai berlangsung sukacita di Jalan Pahlawan Gang Gembira, Medan, Minggu (05/04/2026).
Acara ini dihadiri sekitar 200 orang dan paskah ini diwarnai pujian dan penyembahan dari Anak Sekolah Minggu dan Remaja menambah sukacita paskah.
Pesan paskah disampaikan oleh Gembala Sidang GPK Jemaat Penuai Pdt Lindys Siringo-ringo, BA. Dalam pesan paskahnya disampaikan tiga perkara berkat atas kebangkitan Kristus.
Ketiga hal tersebut menurut Hamba Tuhan ini merupakan fakta yg tidak terbantahkan, dimana batu yang menutup kubur Yesus seberat 2 ton terbuka lebar. “Mengacu ke hal tersebut jadi seberat apapun masalah kita, Yesus mampu mengubahkan dengan kemenangan. Dimana penjaga kubur gentar ketakutan seperti orang mati saat Malaikat (Matius 28:1-7),” jelasnya.
Kediua janji Tuhan tak tergoyahkan, dalam Matius 28:8, mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Namun dalam Matius 28:9, tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya, jawaban Yesus “Jangan takut. Sebenarnya damai sejahtera bersumber dari Yesus dan janji Tuhan sudah teruji. Dan berbahagialah dalam kebangkitan pertama. Dalam Wahyu 20:6, berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya, urai Pdt Siringo-ringo tersenyum.
Ditambahkannya, ketiga perkara berkat atas kebangkitan Kristus tersebut merupakan peristiwa panggilan yang tak terelakkan. Ketika Yesus ingin naik ke sorga, Dia menyampaikan “Jangan tinggalkan Yerusalem.” Dan sampaikanlah “Pergilah ke Galilea” utk mengabarkan kebangkitan Yesus. ”Untuk itu mari kita beritakan kebangkitan Kristus sama seperti Paulus yang memiliki pengalaman pribadi dengan Tuhan. “Karena Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, Filipi 3:10. Dengarlah, TUHAN, dan kasihanilah aku, TUHAN, jadilah penolongku!. Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita (Mazmur 30:10-11, jelas Hamba Tuhan ini mantap
Acara ini diwarnai oleh Bazaar dan Luckydraw dari PT HDI untuk memeriahkan paskah. Terlihat perayaan paskah ini dihadiri dari Kepolisian Polsek Medan Tembung A Munthe. (RS).











