Natal adalah sukacita besar bagi manusia, natal pertama ada dalam keluarga Maria dan Yusuf. Allah turut hadir dalam keluarga, keluarga membutuhkan keselamatan dari Tuhan dan keluarga itu penting bagi Allah. Namun Iblis tidak setuju akan rencana Allah yang besar dalam pengorbanan-Nya bagi manusia dengan lahir dan mati bagi manusia, supaya kita memperoleh hidup yang kekal.
Demikian renungan natal disampaikan oleh Pdt Jefry K dalam natal Menara Doa Kota yang dihadiri puluhan orang dari keluarga besar Menara Doa Kota dan Chinese Community pada hari Sabtu sore (13/12/2025) di Jalan Nibung II Medan.
Dalam tema natalnya : Allah hadir dalam keluarga, diwarnai kepujian dan penyembahan, Pdt Jefry K menyampaikan kisah kelahiran Tuhan Yesus ke dunia, dalam Matius 1 :19-25.
Ia mengatakan karena Yusuf, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. 1:20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.
“1:22 Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: 1:23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita. 1:24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, 1:25 tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.
Kelahiran Tuhan Yesus ke dunia memberikan gambaran kasih Allah pada manusia, karena kasih-Nya tidak ingin ada yang binasa. Namun kita harus berdoa dan berserah diri pada-Nya, untuk diselamatkan. Benteng terakhir manusia adalah doa, dalam memberikan pemulihan bagi kita, jelasnya sukacita.
Penyalaan lilin oleh Pengkotbah Pdt Jefry K, Pembina Menara Doa Kota : Anche Colia, Ibu Leolita, Rebeka, Jenni, Pdt Samuel Lukito.
Dalam pujian pada tuhan dimeriahkan oleh persekutuan menara doa kota Medan bersama tim Chinese Community Pembina Menara Doa Kota : Anche Colia dalam sambutannya mengajak semua yang hadir untuk bergabung dalam melayani menara doa kota dan memberikan dampak bagi orang yang ada disekitarnya. ”Selamat natal dan Tuhan Yesus memberkati kita selalu,” ucap Oma Anche Colia sukacita. (RS)











