Rabu, 21 Oktober 2026

Bobby Nasution Tekankan Integritas Spiritual

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus meningkatkan kualitas spiritual dan keimanan dalam menjalankan tugas. Di sisi lain, ASN juga dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sumut.

Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri pengajian rutin ASN dan non-ASN di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Rabu (21/10/2026). Pengajian kali ini dikemas berbeda dengan konsep interaktif berbasis digital serta mengangkat tema aktual mengenai pemanfaatan teknologi.

Dalam arahannya, Bobby Nasution mengingatkan seluruh ASN agar menjadikan tugas dan jabatan sebagai ladang ibadah sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Pertanggungjawaban kita selain kepada Allah SWT, pertanggungjawaban kita di dunia ini juga kepada masyarakat. Fasilitas dan gaji yang kita dapatkan bersumber dari masyarakat Sumatera Utara. Oleh karena itu, mari kita jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya agar menjadi jalan menuju surga dan mendapatkan syafaat Rasulullah,” ujar Bobby.

Bobby juga mengapresiasi inovasi dalam pelaksanaan pengajian rutin yang digelar secara interaktif dan tidak monolog. Menurutnya, metode tersebut relevan dengan perkembangan zaman sekaligus dapat memberikan pengalaman baru bagi para peserta.

Ketua Forum Komunikasi Kerohanian Islam (FOKKUS) Badan Pembinaan Rohani Islam (Babinrohis) Sumut, Damri Tambunan, menjelaskan pengajian kali ini mengusung tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Pelaksanaan Tugas sebagai Pembuat Kebijakan Aparatur Sipil Negara”. Berbeda dari pengajian sebelumnya, para jemaah diajak berinteraksi langsung dengan memanfaatkan smartphone (Android) masing-masing.

“Tema ini dipilih agar seluruh ASN mandiri menggunakan teknologi digital, termasuk dalam penulisan e-kinerja di MyASN, serta memudahkan ASN mendapatkan informasi secara efektif dan efisien demi terwujudnya Sumut yang berkah, maju, dan berkelanjutan,” jelas Damri.

Ia menambahkan, ke depan FOKKUS Babinrohis akan terus memperluas jangkauan pembinaan rohani Islam hingga ke BUMD, rumah sakit, perguruan tinggi, serta membentuk kepengurusan di kabupaten/kota se-Sumut Utara pada akhir Oktober.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustaz Wahfiudin Sakam mengajak para jemaah memanfaatkan kemajuan teknologi AI secara bijak, baik untuk menunjang pelaksanaan tugas maupun sebagai sarana dakwah dan amal jariyah.

Ustaz Wahfiudin juga menekankan pentingnya pergeseran metode dakwah dan penyampaian pesan di era modern melalui pendekatan storytelling yang mampu menginspirasi.

“Dakwah saat ini perlu beralih ke storytelling, cerita yang memberi inspirasi dan motivasi. Kita bisa memanfaatkan AI untuk menggali gagasan relevan hingga membuat konten video menarik yang lebih mudah diterima oleh generasi muda,” ungkapnya, pada seluruh jemaah ASN dan non-ASN di lingkungan Pemprov Sumut. (HS)