Layanan penyaluran air PDAM Tirtanadi mengalami gangguan sejak malam ini di 7 kecamatan di Medan dan Deli Serdang karena mesin rusak hingga pipa distribusi pecah akibat pemadaman listrik. Ternyata begini penjelasannya.
Dirut PDAM Tirtanadi Ardian Surbakti mengatakan jika matinya IPAM Deli Tua karena beberapa komponen mesin rusak. Hal itu disebabkan pemadaman listrik yang berulang kali terjadi beberapa waktu terakhir.
“Penyebab matinya IPAM Deli Tua ini salah satunya adalah kerusakan daripada mesin (akikator) kita karena beberapa minggu terakhir sering sekali terjadi pemadaman listrik yang berulang kali terjadi sehingga banyak komponen dari mesin kita terganggu dan rusak, jadi pada hari ini kita terpaksa stop produksi untuk memperbaiki kerusakan,” kata Ardian Surbakti di lokasi, Rabu (10/6/2026).
Ardian menjelaskan selain mesin, beberapa pipa distribusi air juga pecah. Hal itu karena terjadinya turbulensi saat peralihan ke genset ketika listrik padam.
“Begitu juga dengan proses penyaluran karena selama ini padam listrik berulang kali sehingga tekanan pada pipa kita juga berulang kali terjadi turbulensi sehingga banyak pipa-pipa kita yang pecah, karena ketika listrik mati mesin kita mati air itu kembali ke sumber sehingga kita menghidupkan genset kembali air itu kita tekan sehingga terjadi tekanan di dalam pipa ini,” jelasnya.
Salah satu pipa yang paling penting pecah berada di Jalan Purwo, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Ardian mengungkapkan jika pipa distribusi utama pecah dengan ukuran 1.000 milimeter.
“Yang paling parah ada satu pipa 1.000 milimeter pipa distribusi utama kita itu pecah, itu yang paling berdampak karena pipanya harus kita ganti, tetapi beberapa titik lain dapat diperbaiki,” ujarnya.
Saat ini proses perbaikan mesin maupun pipa masih berlangsung. Ardian menuturkan jika air kemungkinan normal kembali besok, Kamis (11/6/2026) siang atau sore.
“Diharapkan besok siang atau sore hari air sudah bisa hidup kembali,” tuturnya. (HS)











