Senin, 22 Juli 2024

Ketua DPW Sumut NGO Topan-AD Apresiasi Kinerja Baik Kapolri

Ketua DPW Sumut NGO TOPAN-AD, Drs Hasudungan Siahaan mengapresiasi kerja keras Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi untuk mengungkap kasus kematian Brigadir J yang menyita perhatian publik satu bulan terakhir ini.

Pasca Presiden Jokowi angkat bicara hingga 3 kali dengan tegas memerintahkan Kapolri agar kasus kematian Brigadir J harus diungkap secara terbuka, terang benderang, tidak ragu-ragu dan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Menyikapi perintah Presiden Jokowi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bekerja keras dengan segala trik dan strateginya membuat Bharada E diduga akhirnya secara terang-terangan mengungkapkan kronologi kejadian penembakan di rumah dinas Irjen FS (Kadiv Propam non aktif) secara lengkap.

“Kapolri Listyo Sigit Prabowo bekerja keras dengan segala cara, dan akhirnya Bharada E diduga bersedia membuat pengakuan tertulisnya yang dibubuhi cap jempol serta bermaterai, sehingga terkuaklah kejadian sebenarnya yang sudah ditunggu-tunggu publik selama ini”. Kata Hasudungan.

Tulisan Bharada E disinyalir menjadi “Master Key” yang mengakibatkan ditetapkannya minimal 4 tersangka yakni Bharada RE, Bripka RR, KM dan Irjen FS.

Hasudungan Siahaan mengapresiasi juga berterima kasih kepada Kapolri, sehingga publik sedikit lega terlebih keluarga almarhum Brigadir J yang selama ini merasa sangat-sangat tertekan dan dirugikan, katanya, Minggu (14/8/2022).

Ketua DPW Sumut NGO TOPAN-AD mengharapkan dan mendorong agar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dapat segera menuntaskan kasus ini secepat mungkin, sehingga citra Polri tetap terjaga di mata masyarakat.

“Semoga dalam waktu dekat kasus ini semakin jelas dan para pelaku mendapat hukuman yang setimpal sesuai Undang-Undang yang berlaku di Indonesia”, pungkasnya. (Ril/Putra)