Rabu, 5 Agustus 2026

Rico Bangga Lihat Kekompakan Siswa Sekolah Rakyat

Raut ceria dan semangat membara terpancar dari wajah siswa-siswi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2, Jalan Flamboyan II, Medan Tuntungan, saat dikunjungi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Rabu (28/5/26). Kedatangan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut untuk meninjau langsung kondisi fasilitas serta adaptasi para siswa pasca-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Saat tiba di Sekolah Rakyat, Rico Waas disambut Kepala Sekolah Rakyat, Syahrial Saputra dan Danramil 0201/07 Medan Tuntungan serta Kapolsek Medan Tuntungan, kemudia melihat aktifitas pagi anak-anak sekolah rakyat di lapangan. Kemudian Rico Waas menyaksikan gerakan Paskibra siswa Sekolah Rakyat dan berinteraksi dengan siswa tersebut. Selain menanyakan kondisi dan perasaan berada di sekolah rakyat, Rico Waas juga memberikan semangat dan motivasi kepada mereka.

Dalam kunjungan tersebut Rico Waas mengaku bangga sekaligus kagum melihat tingginya motivasi dan daya adaptasi para siswa, termasuk murid-murid yang baru masuk. Meski menerapkan aturan yang dinilai ketat dan penuh disiplin, para siswa justru menunjukkan antusiasme yang luar biasa.

“Anak-anaknya saya melihat semangatnya penuh dan sangat kompak. Padahal ada yang baru masuk, bukan murid yang existing, tapi adaptasinya cepat sekali. Tiba-tiba sudah rapi baris-berbarisnya, sudah bisa yel-yel, bahkan ada yang menari dan menyanyi. Ketika masa MPLS kemarin mereka beradaptasi dengan sangat baik dan merasa senang berada di sini,” ujar Rico Waas.

Rico Waas pun mengenang bagaimana pada awal pembentukan Sekolah Rakyat, banyak siswa yang masih ragu dan belum berani mengimpikan masa depan. Namun kini, atmosfer tersebut telah berubah total.

“Sekarang cita-cita mereka sudah jauh lebih mantap. Ada yang ingin jadi Kowad, Tentara, Polisi, Hakim, hingga Pengusaha. Kejar cita-cita setinggi-tingginya dengan fasilitas yang sudah diberikan ini. Tetap semangat, jaga kekompakan, dan jadilah kebanggaan keluarga,” pesan Rico membakar motivasi para siswa.

Didampingi Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Barli Mulia Nasution, Kadis SDABMBK Khairul Azmi, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program nasional Presiden RI Prabowo Subianto untuk merangkul anak-anak dari keluarga kurang mampu secara finansial agar mendapatkan pendidikan dan fasilitas terbaik.

“Dengan adanya program nasional ini, Pemko Medan berkomitmen mengawal tumbuh kembang anak-anak agar kelak mampu memutus rantai kemiskinan dan membenahi ekonomi keluarganya”, ujar Rico Waas.

Tak lupa, Rico Waas menitipkan pesan khusus kepada para pendidik agar selalu mendampingi proses belajar mengajar dengan pendekatan emosional yang hangat.

“Kepada para guru, kami titipkan anak-anak ini. Berikanlah pengajaran dengan hati, rasa kekeluargaan yang erat, dan kualitas pendidikan yang terbaik,” pungkas Rico Waas.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Syahripal Syahputra, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 kini resmi beroperasi dengan menggabungkan siswa dari berbagai lokasi rintisan sebelumnya ke dalam satu kawasan sekolah yang terpadu dan megah.

Menurutnya, kunjungan Wali Kota Medan Rico Waas ke lokasi ini menjadi bentuk apresiasi atas berdirinya fasilitas pendidikan yang lengkap. Selain area pembelajaran untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, komplek Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 dilengkapi dengan pelbagai sarana penunjang yang mumpuni, antara lain aula utama dan masjid yang berkapasitas masing-masing 1.080 orang, serta ruang ibadah khusus bagi siswa Kristiani.

“Terdapat juga asrama terpadu, baik itu asrama terpisah untuk siswa putra, siswa putri, serta asrama tenaga pengajar yang dilengkapi dengan ruang makan bersama. Fasilitas lainnya terdapat juga lapangan olahraga mini soccer berstandar internasional serta fasilitas guesthouse”, Jelasnya.

Saat ini, lanjut Kepala Sekolah Rakyat, para siswa baru saja menyelesaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan tengah mengikuti program pembentukan karakter serta kedisiplinan yang dibina langsung oleh para Taruna Akademi Militer (Akmil) melalui program Bakti Taruna 2026. Kegiatan pembinaan fisik, sikap, dan kedisiplinan ini dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (7/8/2026).

“Setelah rangkaian kegiatan Bakti Taruna selesai, pihak sekolah akan melanjutkan ke tahap matrikulasi. Mengingat Sekolah Rakyat menerapkan sistem multi-entry (penerimaan siswa dari berbagai tingkatan kelas), asesmen ini penting untuk memetakan level kemampuan siswa sebelum mereka ditempatkan di kelasnya masing-masing”, ujarnya.

Dijelaskannya, Total rombongan belajar (rombel) yang disediakan mencakup 18 kelas untuk SD, 9 kelas untuk SMP, dan 9 kelas untuk SMA. Pada tahun ajaran 2026/2027, tercatat sebanyak 270 siswa baru bergabung, melengkapi 200 siswa dari tahun ajaran sebelumnya yang kini telah terintegrasi penuh di dalam satu kawasan terpadu. (HS)