Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Titiek Sugiharti meninjau pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Desa Temburun, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Rabu (17/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai program pemberdayaan keluarga berjalan optimal sekaligus memonitor pelaksanaan Program Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (Aku Hatinya PKK).
Titiek mengatakan, monitoring yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut dari kegiatan supervisi yang telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya. Kegiatan ini menjadi sarana untuk melihat secara langsung implementasi program PKK di tengah masyarakat.
“Pelaksanaan monitoring 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan PKK Sumut sebagai tindak lanjut kegiatan supervisi beberapa bulan lalu. Monitoring ini bukan sekadar seremonial melainkan salah satu momen untuk melihat secara langsung pelaksanaan 10 program pokok PKK di masyarakat,” ujar Titiek.
Menurutnya, monitoring dilakukan untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan program dengan rencana yang telah ditetapkan, menertibkan pencatatan administrasi, serta mengukur capaian kinerja kader. Dengan demikian, program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Program Aku Hatinya PKK sendiri merupakan gerakan yang mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan rumah tangga.
Titiek juga menegaskan agar seluruh tim PKK kabupaten dan kota terus melakukan penginputan data serta menyajikan laporan secara tertib dan berkelanjutan melalui Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA). Sistem tersebut akan menjadi salah satu indikator penilaian dalam menentukan daerah yang berhak mengikuti tahap evaluasi.
“Selamat mengikuti acara monitoring 2026. Kami harap kegiatan ini tidak mencari kemenangan saja, tapi bagaimana agar desa dan kelurahan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik dan menjadi contoh desa-desa lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan kehadiran Tim Monitoring PKK Sumut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Program Aku Hatinya PKK berjalan optimal dan terarah, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi cerminan keberhasilan PKK dalam menyejahterakan keluarga. Peran PKK sangat strategis sebagai ujung tombak dalam pemberdayaan keluarga,” ucapnya.
Menurut Antonius, berbagai program PKK telah menyentuh langsung kehidupan masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Karo untuk terus meningkatkan capaian yang telah diraih. Sementara bagi desa-desa lainnya, Desa Temberun diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan program PKK.
“Saya minta kepada tim monitoring agar dapat merangkul dan membimbing PKK Karo, agar dapat mewujudkan visi besar Kabupaten Karo,” harapnya.
Usai mendengarkan laporan, Titiek Sugiharti bersama Bupati Karo Antonius Ginting, Ketua TP PKK Kabupaten Karo Roswitha Antonius Ginting, tim monitoring, serta kader PKK meninjau sejumlah lokasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga. Pada kesempatan tersebut, rombongan juga memanen berbagai jenis sayuran, antara lain cabai caplak, gambas, labu siam, dan komoditas lainnya. (HS)











