Warga Tiga Binanga diduga kini dihadapkan dengan maraknya aktivitas perjudian yang meresahkan, mulai dari mesin judi tembak ikan – ikan hingga perjudian toto gelap (togel) dan dadu (kopyok).
Sejak sebulan terakhir, mesin judi tembak ikan bebas beroperasi di berbagai lokasi strategis tanpa hambatan, dikelola oleh berinisial MS dan pengusahanya berinisial SM.
Masyarakat, kian khawatir dengan dampak buruk perjudian ini, dan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) khusunya pihak Kepolisian segera bertindak.
Hal itu disampaikan salah seorang warga berinisial AG yang merasa resah, dan berharap agar APH tidak tinggal diam, dan menutup lokasi perjudian itu.
“Lokasi perjudian itu tidak jauh dari permukiman warga, dan sangat meresahkan. Kami berharap polisi bertindak cepat sebelum lebih banyak warga yang terpengaruh,” katanya, Jumat (13/9/2024).
Ada beberapa titik diduga lokasi perjudian itu, seperti di wilayah Tiga Binanga, Simpang Empat Tiga Binanga dekat Indomaret, Teroh Coklat Desa Pergendangen, Gudang Simpang Gunung, Warkop Depan Kantor Pos, hingga Jalan Kapten Pala Kuala Baru, menjadi tempat beroperasinya mesin judi itu.
Sejak dibuka, hingga kini lokasi – lokasi perjudian tersebut belum pernah di gerebek oleh APH dan terkesan kebal hukum.
Sementara, warga lainnya berinisial RS juga menyoroti lokasi perjudian itu. Menurutnya, selain judi tembak ikan, aktivitas perjudian togel juga menjamur, katanya.
“Bukan hanya judi tembak ikan, tapi togel juga hampir ada di setiap kedai kopi,” ujarnya.
Kondisi ini memicu kegelisahan masyarakat karena praktik-praktik ini semakin terang-terangan dan dekat dengan pemukiman warga.
Lebih parahnya lagi, jenis perjudian lainnya seperti dadu kopyok turut hadir di beberapa tempat, seperti diduga berada di Warkop Teroh Coklat.
Dengan adanya lokasi perjudian itu warga menjadi resah, dan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya pihak kepolisian untuk segera bertindak.
“Tempat-tempat ini sangat dekat dengan rumah-rumah warga dan bisa berdampak buruk pada lingkungan sekitar,” ujarnya.
RS juga berharap agar Polisi dapat merespon keresahan warga dan memberikan tindakan tegas bagi bandar dan pengelola lokasi judi tersebut, demi menjaga ketertiban dan keamanan di tengah – tengah masyarakat.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan SH ketika dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp selularnya ke Nomor 0812-6097-6XXX, Sabtu (14/9/2024) terkait diduga lokasi perjudian tersebut mengatakan, Mks.info.nya biar d cek.kapolsek jjrn, pungkasnya. (Tim/Red)











