Rabu, 29 April 2026

Dianiaya, Korban Minta Polisi Tangkap Pelaku

Seorang buruh harian di perkebunan bernama Mencari Hati Giawa diduga menjadi korban penganiayaan di Perumahan Divisi III Sago, Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara,” Sabtu (05/10/2024).

Menurut Korban, dirinya dianiaya oleh tiga orang pelaku berinisial WL, WBL, dan KL (bapak dan kedua anaknya), dengan cara dipukul bertubi-tubi dan di pijak pijak ditanah hingga tak berdaya.

Akibatnya, korban mengalami luka dibagian wajah, badan, luka gores bagian bibir, kepala sebelah kanan, lebam bagian pipi sebelah kanan, hidung, luka gores bagian bawah mata, dan kening, serta di dada.

“Bahkan, seluruh tubuh saya terasa sakit akibat dianiaya oleh ketiga pelaku,” kata Mencari Hati Giawa.

Adapun kronologis kejadian yang berhasil di wawancarai oleh awak media, korban menuturkan terkait pengeroyokan yang di lakukan oleh WL dan kedua anaknya pada hari Sabtu tanggal 5 Oktober 2024.

Saat itu, sedang berkunjung kerumah keluarga (Ipar) saya. Dengan tiba-tiba terduga pelaku WL dan kedua anaknya datang ketempat dimana saya sedang duduk di rumah tersebut.

Tanpa ada sebab, terduga pelaku WL tiba-tiba melontarkan kata-kata yang mengejutkan kepada Mencari Hati Giawa (korban). “Ku lihat kau ini macam sudah hebat kali, saya dengar kau ketua Wingki perumahan ini,” kata korban menirukan ucapan pelaku.

Lalu, sahut korban, saya tidak mengerti maksud kamu. Kalau masalah itu tidak ada yang hebat, di perantauan ini kita hanya cari makan, ujarnya.

Kemudian, terduga pelaku WL ngajak korban berantam, “yuk kita coba sesekali dulu kita main, tanpa basa-basi terduga pelaku langsung mengayunkan tangannya pada bagian wajah saya dengan bertubi-tubi, jelasnya.

“Tak hanya sampai disitu, setelah saya tersungkur ditanah, WL bersama kedua anaknya menginjak injak saya hingga tak berdaya. Akibat dari penganiayaan itu, di sekujur tubuh saya terasa sakit,” katanya, Minggu (06/10/2024).

Merasa tak senang karena dianiaya pelaku, akhirnya Mencari Hati Giawa (korban) mendatangi Polsek Muara Batang Gadis untuk mencari keadilan, dan membuat Laporan Polisi dengan Nomor : LP/B/38/X/2024/SPKT/POLSEK MUARA BATANG GADIS/POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMATERA UTARA.

Saya berharap Polsek Muara Batang Gadis, Polres Mandailing Natal segera menangkap pelaku. Agar menjadi efek jera, dan tidak semena-mena untuk melakukan penganiayaan terhadap orang lain, pungkasnya. (JG)