Rabu, 29 April 2026

Diduga Kartel Narkoba Bakar Mobil Wartawan, 1 Balita Terluka

Empat orang diduga suruhan Kartel Narkoba yang membuat wartawan tobapos.co Tomy Nainggolan terluka serius pada 8 Februari 2024 kemarin, kini mobilnya dibakar sekitar Pukul 3:40 wib dini hari, Minggu (11/2/2025).

Akibatnya, mobil korban yang terparkir tepat di depan rumah ludes terbakar 100 persen, seorang balita juga ikut menjadi korban, tangannya melepuh.

Warga tetangga korban berjibaku memadamkan api dengan menyiram pasir dan air, sekitar satu jam kemudian api padam total.

Pembakaran mobil yang sudah tingkat serius diduga untuk membunuh satu keluarga yang didalam rumahnya, itu dilakukan dengan cara meletakkan botol berisi minyak dan ujungnya ada sumbu (molotov), sekitar 5 botol tepat di bawah tangki minyak mobil lalu dibakar.

Api yang cepat membesar langsung menghanguskan seluruh mobil disusul ledakan keras sebanyak 4 kali, kata Tomi Nainggolan.

Pelaku diperkirakan sebanyak 4 orang, dengan mengendarai sepeda motor, dan memakai helm serta masker, ujarnya.

Kuat dugaan pembakaran dengan molotov itu merupakan rentetan kejadian penganiayaan terhadap Tomy kemarin, yang diduga otak di belakangnya berinisial Oy si bos kartel narkoba, dan kejadian ini juga dilatarbelakangi pemberitaan.

Dimana, Oy si bos narkoba telah memindahkan sarang narkoba sabu-sabu hingga ekstasi skala besar dari Gang Pantai, dekat pajak/pasar Kampung Lalang, Medan ke kawasan disebut “Lembah”, di Jalan TB Simatupang, Gang Mushola ke arah sungai, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, ungkap Tomi.

Narkoba yang dipasok kesana diduga oleh oknum-oknum dan ada pula yang dibawa dari luar negeri (jaringan internasional), dan Lembah diperkirakan lima kali lipat besarnya dari Pantai. “Kiloan sabu setiap harinya bisa habis terjual di Lembah, dan sampai saat ini masih tetap aktif”, pungkasnya.