Yayasan Pemenang Jiwa Sumatera merayakan natal penuh sukacita di Jalan Nusa Indah 3 Medan, Minggu (11/12/2022) sore.
Natal ini mengambil Tema : Yesus terang dunia (Yohanes 1 : 9). Dengan sub tema : memperjumpakan setiap orang dengan Yesus. Doa pembuka oleh Marsinta dan natal diwarnai pujian, penyembahan bersama liturgi natal I–III. Pembawa acara natal ini dibawakan oleh Beby Malawau.
Kata sambutan disampaikan oleh Pembina Yayasan Pemenang Jiwa Sumatera Ev Ance Colia, Ketua Yayasan Pemenang Jiwa Daniel Malawau, mewakili keluarga pasien Jemmi dan undangan Linda Goh.
Dalam sambutannya Pembina Yayasan Pemenang Jiwa Sumatera Ev Anche Colia mengucapkan selamat natal kepada semua yang hadir, Ia membeberkan salah satu tantangan dalam mempersiapkan natal Yayasan adalah karena cuaca kurang mendukung.
“Di Medan ini hujan terus menerus turun sehingga menyebabkan badan jalan lembab dan halaman parkir di Yayasan itu becek karena pembangunannya belum selesai. Itulah sebabnya natal Yayasan Pemenang Jiwa tidak digelar di Jalan Citra Anggrek tapi di Jalan Nusa Indah 3 Komplek Pemda, Simpang Pemda, Medan. Saat ini pun mendung, tapi anggap saja kita bernatal di puncak”, ucapnya.
Selain itu kami mengucapkan terima kasih atas dukungan banyak pihak dalam ikut melayani dan mendukung terlaksananya natal ini dengan baik. “Tuhanlah yang memberkati pelayanannya dalam natal ini. Kemudian kami juga merasakan kasih dan penyertaan Tuhan dalam Yayasan ini. Anak-anak kami yang berada di yayasan ini sehat-sehat, dan itu berkat penjagaan Tuhan Yesus”, tambah Ance Colia yang biasa dipanggil Oma.
Kemudian, Ketua Yayasan Daniel Walawau dalam sambutannya menyampaikan banyak suka dan duka yang dialami sepanjang tahun 2022, banyak yang datang dan pergi, dari Yayasan Pemenang Jiwa Sumatera. Meskipun begitu, kami saling menguatkan satu dengan yang lain, kebersamaan kami telah mempererat tali persaudaraan antara pihak yayasan, pengawas dan juga pasien dan keluarganya.
“Saat ini pun hujan terus-menerus turun, tapi ini bukan jadi alasan untuk mematahkan semangat ikut merayakan natal. Tapi hendaknya kita tetap bersemangat merayakan natal dalam menyambut kelahiran sang juruselamat dunia. Selamat natal buat kita dan Tuhan Yesus memberkati”, ujar Daniel.
Selanjutnya kata sambutan mewakili Keluarga Pasien, Jemmi menyampaikan ucapan terima kasih pada Yayasan Pemenang Jiwa Sumatera yang telah merawat Titi bersama teman-temannya.
“Sudah banyak perubahan pada dirinya, termasuk patuh pada nasehat Oma. Terakhir kami mengucapkan selamat hari natal, kiranya Tuhan selalu memberikan kesehatan dan kebahagian”, ujarnya bersama dengan Linda Goh yang mewakili undangan.
Natal ini juga dimeriahkan oleh Koor dari Yayasan Pemenang Jiwa “Natal di hatiku”. Turut hadir dalam acara natal ini pelayan gereja, keluarga dari penghuni Yayasan dan diikuti puluhan anak pelayanan yayasan yang merupakan orangtua jompo, anak yatim piatu dan anak yang mengalami gangguan jiwa ikut berpartisipasi dalam memeriahkan natal ini, serta drg Anita–Koordinator Kemanusiaan YSKI.
Penyalaan lilin diiringi malam kudus oleh Pengkhotbah Pdt Edison Sinurat, MTh, Pembina Yayasan Pemenang Jiwa Ev Ance Colia, Ketua Yayasan Pemenang Jiwa Daniel Malawau, mewakili undangan Lili, mewakili pasien Hotmian Sianipar dan mewakili keluarga pasien Sarinah br Ginting dan Sekretaris Yayasan Pemenang Jiwa Beby Malawau.
Renungan natal disampaikan oleh Pdt Edison Sinurat, MTh. Dalam renungannya Pendeta Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Bahorok ini menyampaikan bagaimana Tuhan selalu campur tangan dalam setiap perkara dalam kehidupan anak-anaknya termasuk memelihara saudara-saudari yang di Yayasan Pemenang Jiwa.
Ia menjelaskan tema natal dalam Yohanes 1 : 9 “Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Hamba Tuhan ini membeberkan sub thema : memperjumpakan setiap orang dengan Yesus.
“Kita perlu bertemu Yesus, orang Majus berjuang keras bertemu Yesus, ribuan kilometer berjalan untuk bertemu juruselamat, begitu ketemu Yesus mereka sangat sukacita. Kalau orang Majus sedemikian berat tantangannya bertemu Yesus, kita bagaimana bertemu Yesus ? Kita hendaknya sukacita bertemu Yesus dalam natal ini. Yesus adalah terang dunia. Yohanes 8 : 12, akulah terang dunia, barangsiapa yang mengikut aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, tapi berjalan dalam terang. Pertemuan dengan Tuhan biasanya Tuhan ijinkan jalan berlobang dan penuh tantangan supaya kita bisa mengasihi dan bertemu Yesus. Kita juga hendaknya menolong orang, memberkati orang, supaya orang bisa bertemu Yesus. Selain itu persembahkan hidup kita bagi Tuhan karena semua yang kita miliki adalah dari Tuhan. Dia telah mengorbankan segalanya, termasuk mengorbankan nyawanya untuk menebus dosa-dosa kita. Itulah dikatakan Natal adalah pengorbanan tiada tara”, jelas Dosen Tetap STT William Carey di Medan ini.
Dalam kesempatan ini Pengkotbah Pdt Edison Sinurat, MTh mendoakan Pelayanan Yayasan ini sekaligus Sekretaris Yayasan Pemenang Jiwa Beby Malawau yang genap berumur 37 tahun tahun. Setelah itu para pelayan diantaranya Pembina Yayasan Pemenang Jiwa Ev Ance Colia bersama pelayan yang lain ikut berdoa. “Selamat ulang tahun Beby, semoga panjang umur dan Tuhan memberkati”, pungkasnya. (Rahel Sukatendel).











