Selasa, 7 Juli 2026

Pemprov Sumut Bersama DPRD Perkuat Komitmen

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Anggota DPRD Sumut Daerah Pemilihan (Dapil) XII (Binjai-Langkat) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan, fasilitas, dan kesejahteraan lanjut usia (Lansia).

Komitmen tersebut ditegaskan saat Kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PSLU) Binjai, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Binjai, Senin (6/7/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumut sekaligus Ketua Tim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumut, Erwin Harahap, hadir mendampingi jajaran Anggota DPRD Sumut Dapil XII dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Anggota DPRD Sumut Edi Suranta, Fatimah, dan Ajie Karim. Kedatangan rombongan disambut Kepala UPTD PSLU Binjai Muhammad Riza Fahrozi Nasution beserta jajaran dan para warga binaan lansia.

Dalam laporannya, Muhammad Riza Fahrozi Nasution menyampaikan sejumlah peningkatan pelayanan yang berhasil direalisasikan pada Tahun Anggaran 2025 berkat dukungan DPRD Sumut melalui kunjungan reses sebelumnya. Salah satu capaian utama ialah peningkatan alokasi anggaran konsumsi bagi para lansia.

“Pada tahun 2024, anggaran makan minum harian masih mengacu pada indeks lama sebesar Rp27.000 per hari, yang jika dibagi tiga kali makan hanya berkisar Rp9.000 sekali makan bersih di luar operasional dan pajak. Namun, berkat perjuangan bersama di komisi pada masa itu, per tahun 2025 anggaran permakanan naik menjadi total Rp2,4 miliar dengan indeks Rp34.000 per hari,” jelas Riza Fahrozi.

Menurutnya, peningkatan anggaran tersebut berdampak langsung pada perbaikan asupan gizi para lansia. Jika sebelumnya menu daging hanya dapat disajikan satu kali dalam sebulan, kini pada tahun 2025 para lansia dapat menikmati menu daging sebanyak tiga kali dalam sebulan, yakni setiap tanggal 1, 11, dan 21. Selain itu, komposisi makanan juga telah disesuaikan oleh ahli gizi agar memenuhi kebutuhan kesehatan para penghuni PSLU.

Selain peningkatan layanan konsumsi, PSLU Binjai juga menerima bantuan fisik hasil aspirasi DPRD Dapil XII berupa 70 unit matras atau kasur baru, 50 unit tempat tidur, serta pakaian olahraga untuk menunjang kegiatan senam rutin setiap Selasa dan Jumat. Total anggaran program perlengkapan pendukung tersebut mencapai Rp100 juta.

Di bidang kesehatan, meskipun anggaran obat-obatan mandiri pada tahun 2026 disesuaikan menjadi Rp13 juta dari sebelumnya Rp18 juta pada tahun 2025, pelayanan kesehatan bagi para lansia tetap dipastikan berjalan optimal. PSLU Binjai terus menjalin kerja sama dengan Puskesmas Kebun Lada yang secara rutin mengirim dokter dan tenaga medis setiap Senin dan Kamis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala.

Menjawab kebutuhan infrastruktur, Riza menyampaikan bahwa perbaikan fisik bangunan akan mulai dilaksanakan pada Triwulan III Tahun 2026. Pekerjaan diprioritaskan pada renovasi fasilitas sanitasi dan sejumlah ruangan di lima wisma dari total 18 wisma yang mengalami kerusakan berat.

“Dari total 18 wisma, saat ini baru dapat diakomodasi perbaikan untuk 5 wisma skala prioritas yang mengalami rusak berat, dengan rata-rata luas perbaikan bangunan tingkat sederhana berkisar 55 hingga 60 meter persegi. Total pagu anggaran fisik ini sebesar Rp189 juta, dengan biaya perencanaan sebesar Rp4,5 juta dan pengawasan Rp10 juta. Prosesnya sempat melewati tahap evaluasi, namun InsyaAllah tahun ini rampung dilaksanakan,” papar Riza.

Dalam sesi dialog, Anggota DPRD Sumut Fraksi PKS, Fatimah, mengingatkan komitmen Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) serta Dinas Sosial untuk segera menyelesaikan persoalan sanitasi, khususnya pengelolaan septic tank di kawasan PSLU Binjai.

“Di tahun 2025 ada problem krusial terkait septic tank yang sudah kami sampaikan. Ini merupakan prioritas yang kami harapkan dari pihak dinas terkait—khususnya yang menangani urusan infrastruktur permukiman—apakah sudah masuk dalam usulan anggaran induk atau perubahan, agar kenyamanan dan higienitas lingkungan para lansia benar-benar terjamin,” tegas Fatimah.

Senada dengan itu, Ajie Karim menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik bagi para lansia. Menurutnya, merawat dan melayani para orang tua binaan merupakan amanah kemanusiaan yang bernilai ibadah. Ia juga mengapresiasi perhatian Dinas Sosial beserta jajaran OPD Pemprov Sumut yang terus hadir memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap pelayanan di PSLU Binjai. (HS)